Harga Minyak Merosot Karena Permintaan dari Asia Menyusut

Kamis, 28 Februari 2019 - 11:45 WIB
Harga Minyak Merosot...
Harga Minyak Merosot Karena Permintaan dari Asia Menyusut
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah merosot pada perdagangan Kamis (28/2/2019), terseret oleh menyusutnya permintaan dari dua negara ekonomi besar Asia: China dan Jepang. Selain itu, penurunan harga minyak disebabkan oleh produksi minyak mentah Amerika Serikat yang mencatat rekor.

Melansir dari Reuters, harga minyak mentah berjangka internasional, Brent yang diperdagangkan di London, turun 24 sen atau 0,4% ke level USD66,15 per barel pada pukul 02:48 GMT. Idem, harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) berkurang 2 sen alias 0,4% menjadi USD56,92 per barel.

Harga minyak terseret ke bawah akibat melonjaknya produksi minyak mentah AS, yang telah meningkat lebih dari 2 juta barel per hari selama setahun terakhir. Dengan peningkatan ini, maka produksi minyak AS menjadi 12,1 juta barel per hari, sebuah rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selain itu, melemahnya harga minyak karena melemahnya permintaan dari Asia. Para pedagang mengatakan melemahnya ekonomi China juga menekan harga minyak.

Sebagai importir minyak terbesar di dunia, ekonomi yang lesu membuat aktivitas pabrik di China menyusut di Februari. Merupakan yang terlemah selama tiga bulan beruntun. Indeks manufaktur resmi China jatuh ke level terendah tiga tahun, sehingga melemahkan permintaan mereka akan minyak.

Tetangga mereka, Jepang yang merupakan negara ekonomi terbesar kedua di Asia juga mencatat penurunan. Produksi pabrik di Jepang mengalami penurunan besar dalam setahun belakangan imbas dari perlambatan ekonomi China yang mempengaruhi seluruh kawasan.

Namun, pasar minyak tetap sulit ditebak bak arena roller coaster. Pasalnya Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) bersama dengan Rusia atau acap disebut OPEC Plus, tetap mendukung untuk mengurangi produksi hingga 1,2 juta barel per hari demi menopang harga.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produksi Minyak Turun,...
Produksi Minyak Turun, Bank Dunia Ramal Ekonomi Arab Saudi Anjlok Tahun Ini
Harga Minyak Dunia Jatuh...
Harga Minyak Dunia Jatuh Terbebani Peningkatan Stok AS
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Menanjak di Tengah Pelonggaran Lockdown
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Bergelombang Pasca Libur Buruh
Harga Minyak Dunia Ambruk...
Harga Minyak Dunia Ambruk Saat Gelombang Kasus Baru Covid-19 Terus Bermunculan
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Loyo, Tapi Masih di Atas Level USD100 per Barel
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
3 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
4 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
4 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
4 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
5 jam yang lalu
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved