AP II Diminta Jokowi Segera Kelola Bandara Radin Inten II Lampung

Jum'at, 08 Maret 2019 - 14:45 WIB
AP II Diminta Jokowi...
AP II Diminta Jokowi Segera Kelola Bandara Radin Inten II Lampung
A A A
LAMPUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pengelolaan Bandara Radin Inten II agar secepat diserahkan kepada PT Angkasa Pura II (Persero). Hal ini disampaikan saat meresmikan Bandara Radin Inten II di Lampung didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti, dan Kepala Bandara Radin Inten II Asep Kosasih dan President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.

"Diserahkan saja ke AP II agar pengelolaan, pengembangan lebih cepat. Pengelolaan oleh AP II akan membuat penerbangan lebih banyak," ujar Presiden di Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Adapun saat ini Bandara Radin Inten II masih dikelola oleh Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) di bawah Kementerian Perhubungan. Pada Agustus 2018, UPBU Kemenhub dan AP II sudah menandatangani Nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait serah-terima pengelolaan Bandara Radin Inten II.

Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti mengatakan saat ini proses penyerahan pengelolaan Bandara Radin Inten II ke AP II telah memasuki tahap verifikasi aset Barang Milik Negara. "Pengembangan akan dilakukan oleh AP II karena sekarang dalam proses verifikasi aset untuk pengelolaan Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara, diharapkan AP II nanti yang investasi," ujar Dirjen Perhubungan Udara.

President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, diharapkan dalam waktu dekat pembahasan pengelolaan bandara tersebut bisa dituntaskan. “Dalam waktu dekat kami harapkan AP II bisa segera menjadi pengelola Bandara Radin Inten II. Kami sudah menyiapkan berbagai rencana pengembangan termasuk perluasan terminal penumpang,” ujar Muhammad Awaluddin.

"Besaran nilai Investasi yang sudah disiapkan untuk pengembangan Bandara Radin Inten II untuk jangka waktu 30 tahun kedepan kami perkirakan sebesar Rp500 miliar, sudah termasuk perluasan terminal penumpang pesawat," katanya.

Khusus terminal penumpang, pengembangan akan dilakukan pada 2019 hingga 2020 dengan investasi sekitar Rp 150 miliar. Adapun terminal penumpang Bandara Radin Inten II sendiri saat ini memiliki luas 5.000 meter persergi.

Bandara tersebut juga dilengkapi landasan pacu berdimensi 3.000 x 45 m, dengan luas apron mencapai 59.950 meter persegi guna mengakomodir 8 parking stand pesawat. Saat ini kapasitas terminal Bandara Raden Inten II mencapai 3,7juta penumpang per tahun dengan pergerakan penumpang sudah diatas 2 juta penumpang per tahunnya.

Ke depannya, AP II juga akan mengembangan infrastruktur pendukung operasional seperti perluasan dan renovasi gedung kargo, pembangunan gardu listrik khusus, pembangunan akses jalan, pembangunan gedung operasional CCR dan Power Quality, dan sebagainya.

Bandara Radin Inten II di Lampung adalah salah satu bandara yang akan diserahkan ke AP II tahun ini, selain HAS Hanandjoeddin di Belitung dan Fatmawati Soekarno di Bengkulu dengan pola pengelolaan Kerjas Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara.

Dengan tambahan 3 bandara yang dikelola, maka pada 2019 AP II total menangani 19 bandara di wilayah Indonesia. AP II saat ini juga tengah mengincar pengelolaan bandara di satu negara Asia Tenggara.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
AP II Catat Penumpang...
AP II Catat Penumpang Pesawat Meningkat di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
AP II Bersiap Skenario...
AP II Bersiap Skenario Terburuk, Penurunan Penumpang di 19 Bandara Capai 32%
PT Angkasa Pura II Catat...
PT Angkasa Pura II Catat Peningkatan Penumpang Pesawat 19%
AP II Jajaki Kerja Sama...
AP II Jajaki Kerja Sama Tiga Negara Akselerasi Pengembangan Bandara
Empat Resep AP II Pulihkan...
Empat Resep AP II Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan
AP II Cari Mitra Baru...
AP II Cari Mitra Baru untuk Bandara Kualanamu
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
3 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
4 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved