Pemerintah Terus Dorong Transparansi Data Industri Ekstraktif

Kamis, 14 Maret 2019 - 13:30 WIB
Pemerintah Terus Dorong...
Pemerintah Terus Dorong Transparansi Data Industri Ekstraktif
A A A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus mendorong peningkatan transparansi data untuk industri ekstraktif. Hal itu dilakukan dengan memperluas pelaksanaan Extractive Industries Transparency Initiative (EITI) 2019.

Laporan EITI merupakan data standar global bagi transparasi perusahaan di sektor ekstraktif termasuk didalamnya minyak, gas bumi, mineral dan batu bara.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Energi, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Montty Girianna mengatakan, pelaporan data terbuka ini menjadi regulasi dasar pengelolaan industri ekstraktif.

"Kita ingin mendapatkan informasi siapa pemilik usaha, ujung-ujungnya adalah pemilik sebenarnya. Itu normal saja, permasalahannya, bagaimana caranya, tidak semua orang suka informasi itu diketahui," ujar Montyy di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Dia menambahkan, pelaksanaan EITI hingga ke tingkat daerah perlu diperluas. Hal ini sebagai langkah awal untuk rencana pelaksanaan EITI agar tidak memonopoli industri ekstratif.

"Kami intinya supaya mengerti industri ini dimiliki banyak orang. Kalau segelintir orang saja itu tidak baik, monopoli tidak baik," jelasnya

Kendati demikian belum ada sanksi bagi perusahaan migas dan minerba yang tidak menyampaikan laporan karena hal ini masih bersifat sukarela. "Saya tidak tahu persis ada sanksi atau tidak. dengan perpres itu ada landasan hukum atau payung untuk menerapkan prinsip yang sudah kita buat roadmap-nya," jelas dia.

Saat ini, Indonesia bergabung dengan EITI sejak 2010. Penerapannya didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) No 26/2010 tentang Transparansi Pendapatan Negara dan Pendapatan Daerah yang Diperoleh dari Industri Ekstraktif.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Gelar Coffee...
Pemerintah Gelar Coffee Expo 2022 Dorong Industri Kopi Lokal
Kemenko Perekonomian...
Kemenko Perekonomian dan ATVSI Bahas Kondisi Media di tengah Pandemi Covid-19
Pemerintah: Kebijakan...
Pemerintah: Kebijakan Sektor Strategis Penopang Ekonomi Nasional Wajib Bebas Intervensi
Pemulihan Ekonomi, Utilisasi...
Pemulihan Ekonomi, Utilisasi Industri Manufaktur Meningkat
Kumpul di Kemenko Perekonomian,...
Kumpul di Kemenko Perekonomian, Jajaran Menteri Ekonomi Gerak Cepat Bahas Kawasan Industri Batang
Pengusaha Spa Gugat...
Pengusaha Spa Gugat Pajak Hiburan 40%, Kemenko Perekonomian: Tunggu Putusan MK
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
6 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
48 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved