Harga Minyak Tergelincir Karena Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Global

Selasa, 09 April 2019 - 12:22 WIB
Harga Minyak Tergelincir...
Harga Minyak Tergelincir Karena Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Global
A A A
SINGAPURA - Reli harga minyak mentah mereda pada perdagangan Selasa ini. Harga si emas hitam tergelincir dari posisi tertinggi 5 bulan yang dicapai Senin kemarin. Jatuhnya harga minyak karena kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

Melansir dari Reuters, Selasa (9/4/2019), harga minyak mentah Brent International turun 14 sen atau 0,2% ke level USD70,6 per barel pada pukul 01:58 GMT. Sebelumnya, Brent berada di USD71,34 per barel, menyentuh level terkuat sejak November 2018.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 4 sen menjadi USD64,36 per barel, dimana kemarin berada di USD64,77 per barel, sebuah level tertinggi sejak November 2018.

Penurunan harga minyak karena kekhawatiran perlambatan ekonomi global yang akan memukul konsumsi bahan bakar. Mengutip CNBC, sejumlah data menunjukkan tanda-tanda perlambatan zona euro, dimana ekonomi terbesar Eropa, Jerman sedang melemah.

Ekonom senior Eropa di Capital Economics, Jack Allen, mengatakan data nasional produksi industri di Eropa menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Produksi industri di Jerman turun 0,4%, di Spanyol sebesar 1,1%, dan di Irlandia 0,1%.

Terlepas dari kekhawatiran ekonomi, pasar minyak global diperkirakan terus mengetat. Selain pemangkasan pasokan oleh OPEC dan sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela, juga terjadi pertempuran baru di Libya. "Pertempuran baru di Libya telah membuat harga minyak Brent menembus di atas USD70 per barel," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank.

Libya adalah negara pemasok minyak yang signifikan ke Eropa, menghasilkan sekitar 1,1 juta barel per hari (bph) minyak mentah pada bulan Maret ini. Senin kemarin, konflik di Libya semakin meningkat dan menjadi siklus perang terbaru sejak jatuhnya Muammar Gaddafi pada tahun 2011.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Naik Akibat...
Harga Minyak Naik Akibat Turunnya Persediaan Minyak Mentah AS
Harga Minyak Nanjak,...
Harga Minyak Nanjak, OPEC+ Kompak Kerek Target Produksi 100 Ribu Bph
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Loyo, Tapi Masih di Atas Level USD100 per Barel
OPEC+: Pemangkasan Produksi...
OPEC+: Pemangkasan Produksi Minyak Distop Sepenuhnya September 2022
Harga Minyak Jatuh Usai...
Harga Minyak Jatuh Usai OPEC Berencana Tingkatkan Produksi 648.000 Bph
OPEC dan Rusia Setuju...
OPEC dan Rusia Setuju Pangkas Produksi Minyak Besar-besaran
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
6 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
7 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
7 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
7 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
8 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
8 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved