Bengkalis Luncurkan Program Asuransi Usaha Ternak Sapi

Senin, 22 April 2019 - 22:49 WIB
Bengkalis Luncurkan...
Bengkalis Luncurkan Program Asuransi Usaha Ternak Sapi
A A A
JAKARTA - Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau meluncurkan asuransi usaha ternak sapi (AUTS) untuk kelompok ternak sapi yang ada di Bengkalis. AUTS yang diluncurkan merupakan program bantuan pemerintah pusat.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Kementan, Amri Noer, menerangkan sebenarnya program ini sudah disosialisasikan kepada pertenak sapi pada 2018 lalu. Kemudian di tahun 2019 ini, Dinas Pertanian mendapat jatah dari pemerintah pusat dan Provinsi sebanyak 350 ekor sapi untuk diasuransikan.

"Untuk peternak sapi yang ingin mendapatkan bantuan asuransi ternak ini, bisa mengajukan permohonan ke Dinas Pertanian Bengkalis, dengan membawa KTP. Kemudian membayar premi sebesar Rp40.000 per tahunnya," jelas Amri.

Setelah melakukan pendaftaran, peternak ini akan diberikan nomor account virtual, dan langsung melakukan setoran melalui account virtual yang diberikan petugas ke bank BRI.

"Maksimal nanti satu peternak bisa mendaftarkan sepuluh ekor sapi, dan sapi yang diasuransikan sapi berusia di atas satu tahun dan sapi bentina," tambah Amri.

Menurut dia, pihaknya sudah mensosialisasikan asuransi ini kepada kelompok ternak sapi. Diantaranya kelompok ternak di desa Siak Kecil beberapa waktu lalu.

"Karena memang yang bisa menerima AUTS ini harus anggota kelompok tani ternak sapi. Dan kelompok tani sudah terdaftar di Dinas Pertanian Bengkalis," ungkapnya.

Dikatakannya, sebenarnya asuransi ini pertahunnya premi yang harus dibayar oleh peternak sebesar Rp200.000. Namun karena sudah disubsidi, maka peternak hanya perlu membayar sebesar Rp40.000 saja.

Untuk perlindungan yang akan diterima oleh peternak sudah terdaftar bisa mendapatkan perlindungan sebesar Rp10 juta jika sapi mati. Namun jika hilang perlindungan yang diterima sebanyak Rp7 juta.

Amri menjelaskan, untuk kematian sapi betina di Kabupaten Bengkalis memang kasus yang jarang. Tetapi untuk kehilangan sering terjadi, dan biasanya kehilangan ini terjadi pada peternak sapi di Kabupaten Bengkalis wilayah daratan Sumatra.

"Untuk itu asuransi ini sangat baik dimanfaatkan oleh peternak kita untuk antisipasi kerugian lebih besar terhadap sapi produktif mereka," pungkasnya.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, mengatakan program AUTS bertujuan untuk mengamankan indukan yang selama ini banyak dipotong. Apalagi pemerintah sudah membuat peraturan pelarangan pemotongan betina produktif.

"Jadi yang kita targetkan adalah komoditas yang mudah terkena resiko. Yaitu sapi betina, agar tetap dipertahankan untuk berkembang biak," kata Sarwo Edhy di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Sarwo Edhy pun memberikan dukungan dan motivasi bagi stakeholder pelaku bisnis peternakan untuk ikut asuransi ternak sapi.

"Kita semua tahu bahwa risiko berusaha di bidang peternakan begitu rentan, misalnya sapi terkena penyakit, yang menyebabkan kematian, serta rawan pencurian, sehingga perlu ada upaya khusus untuk melindungi peternak dan keberlangsungan usaha ternak tersebut," tuturnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Terus Berupaya...
Kementan Terus Berupaya Kembangkan Sapi Galician Blonde
Genjot Populasi Sapi...
Genjot Populasi Sapi BB, Penuhi Protein Hewani
1.020 Ekor Sapi di Pringsewu...
1.020 Ekor Sapi di Pringsewu Terdaftar Asuransi Usaha Ternak
Kementan Distribusikan...
Kementan Distribusikan Sapi Pesisir ke Bengkalis dan Mentawai
Kementan: Aktivitas...
Kementan: Aktivitas Pembibitan Sapi Perah Tidak Terkendala Covid-19
Mentan Dorong Sulsel...
Mentan Dorong Sulsel Jadi Lokomotif Ternak Sapi Kerbau Nasional
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
4 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
4 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
5 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
5 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
5 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
6 jam yang lalu
Infografis
Pakistan Balas Serangan...
Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved