Darmin Waspadai Efek Peningkatan Tensi Perang Dagang AS-China

Kamis, 09 Mei 2019 - 15:13 WIB
Darmin Waspadai Efek...
Darmin Waspadai Efek Peningkatan Tensi Perang Dagang AS-China
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dampak memanasnya tensi perdang perdagangan antara Amerika Serikat (AS) versus China tidak hanya akan dialami oleh Indonesia tetapi juga dunia. Seperti diketahui hubungan AS-China tengah memanas seiring tudingan Presiden Donald Trump bahwa Negeri Tirai Bambu -julukan China- telah melanggar komitmen negosiasi perdagangan.

"Kalau soal Trump dan China, itu urusannya dunia bukan cuma Indonesia. Artinya, kalau Trump kan kadang-kadang enggak bisa diduga, tapi intinya kalau mereka bisa menyelesaikan perang dagang ini, semua akan lebih baik, dunia akan normal. Kalau tidak, ya akan ada tekanan bagi dunia, tidak hanya bagi Indonesia," ujar Menko Darmin di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Dia pun mengatakan akan masih menunggu perundingan yang akan dilakukan oleh beberapa negara mengenai kenaikan tarif impor. Sebelumnya AS mengancam bakal kembali menerapkan tarif tinggi bea impor terbaru terhadap produk-produk asal China senilai USD200 miliar yang bakal berlaku, Jumat ini apabila negosiasi AS dan China menemui titik buntu.

"Orang kita belum tahu seperti apa persisnya ini semua. Kita tunggu aja dulu. Jangan ditebak-tebak deh. Yang jelas sekarang ini ekonomiu dunia sedang melambat dan bisa melambat lagi kalau dia (Trump) menaikkan tarif ke China," jelasnya.

Selain itu Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menekankan, Indonesia selalu mewaspadai perkembangan ekonomi global imbas kelanjutan konflik dagang AS dengan China, yang bisa mempengaruhi ekonomi dalam negeri. "Kita melihat perekonomian Amerika Serikat positif dan di sisi lain terjadi pelemahan di negara-negara lain (emerging markets) semakin terlihat, kita harus semakin waspada," ujar Sri Mulyani.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Ramal Ekonomi...
Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Minus, Luhut: Lebih Baik di Antara Emerging Market
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Kolaborasi Penguatan...
Kolaborasi Penguatan Kearifan Lokal Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif
Berita Terkini
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
1 jam yang lalu
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
4 jam yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
4 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
5 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
5 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
6 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved