IHSG Diprediksi Terkoreksi, Mainkan Enam Saham Ini
Jum'at, 21 Juni 2019 - 08:01 WIB
IHSG Diprediksi Terkoreksi, Mainkan Enam Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi terkoreksi setelah kemarin ditutup melemah 0,06% di level 6.335,698 .
Analis saham dari Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, MACD sudah berhasil menyentuh area positif. Sementara itu, terlihat Stochastic suder overbought dan RSI masih positf.
"Namun demikian, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (21/6/2019).
Adapun sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor menurutnya adalah sebagai berikut:
1. BNGA
Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi Beli pada area 1.115-1.125, dengan target harga di level 1.135, 1.155, 1.175 dan 1.250. Support: 1.100 dan 1.070.
2.ITMG
Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi Beli pada area level 16.825-17.025, dengan target harga secara bertahap di level 17.950 dan 18.625. Support: 16.300.
3. LPCK
Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi Beli pada area level 1.565-1.585, dengan target harga secara bertahap di level 1.625, 1.650, 1.740, 1.835 dan 1.925. Support: 1.555.
4. SHIP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 810-825, dengan target harga secara bertahap di level 840, 855 dan 885. Support: 810 & 800.
5. TOWR
Terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. Partial Sell pada area 720-745, dengan target harga di level 695. Resistance: 745 & 765.
6. WIKA
Terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. Partial Sell pada area 2.410-2.450, dengan target harga di level 2.330. Resistance: 2.450 & 2.500.
Analis saham dari Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, MACD sudah berhasil menyentuh area positif. Sementara itu, terlihat Stochastic suder overbought dan RSI masih positf.
"Namun demikian, terlihat pola hanging man candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (21/6/2019).
Adapun sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor menurutnya adalah sebagai berikut:
1. BNGA
Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi Beli pada area 1.115-1.125, dengan target harga di level 1.135, 1.155, 1.175 dan 1.250. Support: 1.100 dan 1.070.
2.ITMG
Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi Beli pada area level 16.825-17.025, dengan target harga secara bertahap di level 17.950 dan 18.625. Support: 16.300.
3. LPCK
Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi Beli pada area level 1.565-1.585, dengan target harga secara bertahap di level 1.625, 1.650, 1.740, 1.835 dan 1.925. Support: 1.555.
4. SHIP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 810-825, dengan target harga secara bertahap di level 840, 855 dan 885. Support: 810 & 800.
5. TOWR
Terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. Partial Sell pada area 720-745, dengan target harga di level 695. Resistance: 745 & 765.
6. WIKA
Terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. Partial Sell pada area 2.410-2.450, dengan target harga di level 2.330. Resistance: 2.450 & 2.500.
(fjo)
Lihat Juga :