Dirut Garuda Indonesia Masih Dipercaya Karyawan dan Menteri Rini

Kamis, 11 Juli 2019 - 03:33 WIB
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Masih Dipercaya Karyawan dan Menteri Rini
A A A
JAKARTA - Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Indonesia Tomy Tampatty mengatakan, seluruh karyawan saat ini hanya ingin fokus memperbaiki kinerja Garuda Indonesia bersama manajemen. Adapun mengenai tudingan rekayasa laporan dari kubu Chairul Tanjung selaku komisaris Garuda Indonesia, serikat pekerja enggan menanggapinya, karena khawatir terjebak kepentingan politis.

"Seluruh karyawan solid dan fokus dukung kinerja Garuda yang terus membaik. Figur Pak Ari Askhara membawa perubahan gaya bisnis dan semuanya makin terbuka," ujar Tomy kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/7).

Tomy berpendapat, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ari Askhara berhasil menjaga kekompakan pegawai dan manajemen Garuda untuk bersama-sama melakukan perbaikan. Ari juga dianggap berhasil memberi contoh dalam peningkatan layanan dengan turun langsung melayani penumpang Garuda, selain komunikasi yang terjalin baik.

"Sekarang ini komunikasi antara serikat dengan manajemen itu tidak ada batas, membuat hubungan menjadi sangat harmonis dan hal-hal berkaitan langkah perusahaan, direksi selalu sosialisasi kepada karyawan dan organisasi membantu penuh," kata Tomy.

Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno pun menyatakan kepercayaannya kepada Ari Askhara untuk terus memimpin Garuda Indonesia. Rini berpendapat, posisi Ari Askhara sebagai Dirut Garuda Indonesia tidak akan diganti hanya karena ada kubu komisaris yang menolak laporan keuangan Garuda Indonesia.

Dia menegaskan, Garuda Indonesia tidak memiliki niat memalsukan laporan keuangan karena sudah diperiksa oleh kantor akuntan publik yang bersertifikasi. "Tidak ada urusan pemalsuan, tidak ada urusannya pembohongan, kami tidak mungkin sebagai pemegang saham memperbolehkan perusahaan BUMN itu diaudit oleh kantor akuntansi yang tidak bersertifikasi. Ya nggak perlu lah Dirut dicopot, buat apa?" Kata Rini.

Sebagai diketahui, Ari Askhara menjadi Dirut Garuda sejak September 2018 dan sebelumnya berprestasi meningkatkan kinerja perusahaan, salah satunya PT Pelindo. Selama memimpin Garuda, Ari Askhara sukses mengembalikan kepercayaan pegawai pada manajemen untuk bersinergi tingkatkan layanan penumpang, inivasi bisnis kargo, layanan wifi, kiprah On Time Performance, Market Place Airline Pertama di Indonesia dan cetak nilai saham tertinggi dalam enam tahun terakhir.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved