Kenaikan Penjualan Belum mampu Kerek Laba Semen Baturaja

Kamis, 01 Agustus 2019 - 17:31 WIB
Kenaikan Penjualan Belum...
Kenaikan Penjualan Belum mampu Kerek Laba Semen Baturaja
A A A
JAKARTA - Sepanjang semester I/2019, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) berhasil meningkatkan volume penjualan menjadi 883.622 ton, meningkat 2% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 863.984 ton. Namun, kenaikan penjualan tersebut tak mampu mendongkrak laba perseroan yang turun cukup dalam.

Terlepas dari itu, Direktur Utama SMBR Jobi Triananda tetap optimistis perseroan akan mampu meningkatkan kinerja di paruh kedua tahun ini. Bahkan, Jobi yakin perseroan mampu meningkatkan penjualan semen pada tahun 2019 dengan cukup signifikan dibandingkan pencapaian tahun 2018.

Permintaan semen menurutnya akan meningkat di semester II/2019 dengan dimulainya proyek pembangunan infrastruktur pada pertengahan tahun, setelah sebelumnya sempat tertunda di semester I karena Lebaran dan Pemilu. selain itu, penguasaan pangsa pasar perseroan pun masih tinggi, khususnya di Sumatera bagian Selatan.

"Saat ini market share SMBR terbesar berada di Sumsel yang saat ini mencapai 63% dan Lampung yang mencapai 24%," ujar Direktur Utama SMBR Jobi Triananda di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Seiring meningkatnya penjualan, pendapatan perseroan pada semester I/2019 juga terkerek 6% menjadi Rp833,5 miliar dari Rp783,5 miliar di tahun 2018. Selanjutnya, dengan berbagai program efisiensi yang dilaksanakan, perseroan sepanjang semester I/2019 juga berhasil menurunkan beban pokok penjualan sebesar 9% sehingga laba kotor naik menjadi Rp334,5 miliar dari Rp237,5 miliar di 2018.

Laba usaha perseroan pun berhasil ditingkatkan menjadi Rp92 miliar dari Rp89,7 miliar di tahun 2018. Kendati demikian, laba bersih SMBR pada semester I/2019 ini anjlok menjadi Rp7,5 miliar dari Rp24,1 miliar di periode yang sama tahun 2018. Dia mengatakan, penyebabnya adalah peningkatan beban luar usaha berupa beban keuangan dan pajak penghasilan badan.

Namun, Jobi menegaskan, ke depan perseroan akan terus melakukan berbagai upaya untuk mendongkrak kinerja dengan meningkatkan penjualan dan program efisiensi biaya produksi dan biaya usaha. "Diantaranya, melalui penurunan biaya energi dengan menggunakan nilai kalori batu bara yang lebih optimal dan penurunan indeks penggunaan bahan baku utama," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hingga Maret, Pendapatan...
Hingga Maret, Pendapatan Semen Baturaja Melesat 20%
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
PT Semen Baturaja Serahkan...
PT Semen Baturaja Serahkan Bantuan Alkes ke Pemkab OKU
Semen Indonesia Pertahankan...
Semen Indonesia Pertahankan Kinerja Positif Tiga Tahun Terakhir
Semen Indonesia Cetak...
Semen Indonesia Cetak Laba Rp2,79 Triliun
Naik 15,5%, Laba Semen...
Naik 15,5%, Laba Semen Indonesia Capai Rp2,36 Triliun di 2022
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
6 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
7 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
8 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
8 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
8 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
9 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved