Sri Mulyani Akui Sulit Ubah Defisit APBN Jadi Surplus

Senin, 19 Agustus 2019 - 15:04 WIB
Sri Mulyani Akui Sulit...
Sri Mulyani Akui Sulit Ubah Defisit APBN Jadi Surplus
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku sulit untuk mengubah defisit anggaran menjadi surplus, lantaran pengelolaan APBN tidak diproyeksi untuk dapat melakukannya. Menurutnya yang diperhatikan hanya fokus agar defisit tidak terus melebar, serta bagaimana meningkatkan penerimaan negara.

"Kalau mengelola APBN kita tidak melakukan proyeksi seperti itu. Tapi yang diperhatikan dan terus menerus dikelola bagiamana perkembangan dari perekonomian yang sangat menentukan penerimaan dari perpajakan dan PNBP," ujar Menkeu Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Lebih lanjut Ia mengungkapkan, pendapatan perpajakan negara tentu sangat dinamis dan dipengaruhi oleh komoditas. Hal tersebut tergantung pada nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, situasi perdagangan dunia dan juga harga berbagai komoditas andalan ekspor.

"Karena itu sesuatu yang dinamis,seperti penerimaan pajak yang berbasis komoditas ditentukan nilai kurs, harga komoditas, situasi perdagangan internasional dan pengaruhi APBN baik penerimaan pajak maupun bukan pajak," paparnya.

Mantan direktur bank dunia itu menekankan, bakal mencermati gejolak ekonomi global yang mempengaruhi APBN. Pasalnya perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia masih akan berlanjut di tahun depan. Menurutnya pemerintah tidak hanya mendesain agar APBN tidak defisit, tetapi bagaimana memberi dampak maksimal bagi masyarakat.

"Kalo dilihat ada perkembangan dan bergerak berbeda dengan basis asumsi yang jadi landasan awal, maka kita harus liat bagaimana tren kedepan apakah ada faktor lain yang bisa mengkompisite sehingga kita akan berupaya mendekatkan pada asumsi awal, terutama sisi pencapaian," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Ekonom: Defisit APBN...
Ekonom: Defisit APBN Melebar Lebih Baik Ketimbang Krisis
Belanja Pemerintah Pusat...
Belanja Pemerintah Pusat Bisa Melonjak hingga Rp1.306,7 Triliun di Semester II
Awas, Pelebaran Defisit...
Awas, Pelebaran Defisit Anggaran Akan Sedot Uang Publik dan Utang Membengkak
Anggaran Pemulihan Ekonomi...
Anggaran Pemulihan Ekonomi Naik Jadi Rp677,2 Triliun, Ini Rinciannya
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Berita Terkini
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
2 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
5 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
5 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
6 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
8 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
9 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved