Waspada Potensi Penipuan Lelang dan PO Emas Antam

Senin, 09 September 2019 - 16:59 WIB
Waspada Potensi Penipuan...
Waspada Potensi Penipuan Lelang dan PO Emas Antam
A A A
PT Antam Tbk (Antam) melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia mengimbau masyarakat berhati-hati jika menemukan penjualan emas murah dan tidak wajar.

VP Marketing & Sales, Iwan Dahlan mengatakan Perusahaannya menemukan penjualan emas di masyarakat dengan harga yang jauh lebih murah dari Antam Logam Mulia. Penjual emas tersebut mengatakan mendapat emas beli dari Antam dengan sistem lelang atau PO.
“Tidak ada sistem lelang atau PO di Antam, kami himbau masyarakat berhati-hati” kata Iwan.

Menurut Iwan, penjualan emas LM beredar di masyarakat memang bisa saja terjadi karena sistem Antam dengan customer adalah jual-putus. Artinya pelanggan bisa menjual kembali emas mereka kepada siapapun sesuai harga yang mereka tetapkan sendiri.

Namun Iwan menemukan praktik yang tidak wajar. Ada pihak yang mengiming-iming emas Logam Mulia dengan harga jauh lebih murah. “Ketika ditanya kenapa murah, mereka bilang dapat emas dari lelang dan PO di Antam, kami tidak ada sistem ini,” kata Iwan.

Temuan Iwan, mereka mengatakan membeli emas dari Antam dalam bentuk kilo bar dan kemudian dipecah-pecah menjadi grammasi lebih kecil sehingga harga bisa lebih murah. “Ini juga tidak benar, sekali lagi di Antam tidak ada sistem ini” tambahnya.

Iwan mengatakan harga yang dijual mereka tidak wajar yakni seharga Rp500.000 sampai dengan Rp620.000. Sedangkan di periode yang sama, harga jual emas LM untuk pecahan 1 gram adalah sekitar Rp750.000 sampai dengan Rp775.000.

“Sistem mereka juga tidak cash and carry, pembeli yang mentransfer uang akan mendapatkan emasnya 2 sampai dengan 4 minggu setelahnya,” kata Iwan.

Iwan menyatakan Antam tidak dapat bertanggungjawab terhadap pihak yang dirugikan dari mekanisme ini. “Di Antam tidak ada sistem seperti itu, jadi pastikan Anda bayar dan langsung dapat emasnya dimanapun belinya” katanya.

Iwan menyarankan agar masyarakat membeli emas dari sumber yang jelas secara cash and carry. Bisa dari Antam atau perusahaan reseller Antam.

Menurut Iwan promosi yang dilakukan mereka melalui aplikasi percakapan instan dan media sosial secara perorangan, tidak memiliki toko atau gerai.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sumbang Negara Rp1,63...
Sumbang Negara Rp1,63 T, Pengamat: Antam Seperti Tak Terpengaruh Covid-19
Transformasi yang Tak...
Transformasi yang Tak Bisa Dilawan, Antam Masuk E-Commerce
Kinerja Positif Antam...
Kinerja Positif Antam Bisa Menjadi Pendongkrak Saham
Cari Emas hingga Nikel,...
Cari Emas hingga Nikel, Antam Habiskan Duit Rp38,11 Miliar di Kuartal III
Zero Fatality di 2022...
Zero Fatality di 2022 Jadi Bukti Antam Menerapkan Tata Kelola yang Baik
Silau Man! Antam Raup...
Silau Man! Antam Raup Rp19 Triliun dari Jualan Emas di 2020
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
54 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved