Cukai Rokok Kretek Mesin Perlu Dinaikkan Dua Kali Lipat

Kamis, 19 September 2019 - 00:21 WIB
Cukai Rokok Kretek Mesin...
Cukai Rokok Kretek Mesin Perlu Dinaikkan Dua Kali Lipat
A A A
JAKARTA - Pemerintah disebut perlu mengenakan kenaikan cukai yang lebih tinggi terhadap rokok jenis sigaret kretek mesin (SKM) yang memproduksi lebih dari tiga miliar batang rokok per tahunnya, atau golongan I.

Pengamat ekonomi yang juga Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Abdillah Ahsan bahkan mengatakan rokok SKM golongan I perlu dinaikan cukainya sebesar dua kali lipat dari besaran yang berlaku saat ini. Dimana saat ini rokok golongan ini dikenakan cukai sebesar Rp590 dan harga jual eceran Rp1.120.

"Dan dia itu menggunakan mesin. Tidak terlalu menyerap tenaga kerja, karena langkah ini dinilai perlu, sebab saat ini rokok SKM menguasai pasar rokok. Berdasarkan data, pada 2018 rokok SKM memiliki pangsa pasar 73% produksi rokok," ujar Abdillah di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Dia menambahkan, industri rokok SKM golongan I memproduksi 211 miliar batang per tahunnya. Oleh karenanya, dengan kenaikan yang moderat ini diharapkan dapat menekan angka produksi tersebut.

"Kalau mau membela petani tembakau larang lah rokok mesin, jadi ini tidak mematikan industri pekerja," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Berpotensi Matikan Industri Rokok Kecil
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi Tembakau, Penyederhanaan Struktur Tarif Cukai Perlu Jadi Pilihan
Simplifikasi Cukai Rokok...
Simplifikasi Cukai Rokok Dinilai Memuat Kepentingan Asing
Elemen Industri Rokok...
Elemen Industri Rokok Minta Pemerintah Tak Naikkan Cukai di 2023
Operasi Gempur Rokok...
Operasi Gempur Rokok Ilegal Bakal Sehatkan Industri Hasil Tembakau
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
26 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
43 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved