Beli Minyak Banyu Urip, Pertamina Stop Impor dari Beberapa Negara

Minggu, 22 September 2019 - 08:01 WIB
Beli Minyak Banyu Urip,...
Beli Minyak Banyu Urip, Pertamina Stop Impor dari Beberapa Negara
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi membeli minyak mentah dari Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, yang dikelola ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sebesar 650.000 barel. Tak hanya memperkuat ketahanan energi, pembelian minyak mentah ini mengurangi impor minyak mentah.

Senior Vice President Integrated Supply Chain Pertamina (Persero) Hasto Wibowo, mengatakan, dengan pembelian minyak mentah ini Pertamina tidak perlu lagi mengimpor minyak dari Azerbaijan, Angola dan beberapa negara lainnya. "Dengan adanya suplai ini, kita total sudah tidak mengimpor minyak jenis heavy crude lagi," ujarnya seperti dikutip dari keterangan resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sabtu (21/9/2019).

Pembelian minyak mentah dari ExxonMobil tersebut disaksikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Djoko Siswanto yang ikut mengawasi pengapalan perdana minyak mentah di Kapal Alir-Muat Terapung (FSO) Gagak Rimang, Tuban, Jawa Timur, Jumat (20/9) lalu. Penyerapan seluruh produksi minyak mentah domestik dari ExxonMobil, sambung Djoko, dinilai penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional terutama mengurangi ketergantungan impor BBM.

"Semoga dengan (penjualan minyak ke domestik) ini, neraca perdagangan kita, khususnya impor jadi berkurang," tuturnya.

Penjualan minyak mentah ini merupakan tambahan volume minyak EMCL yang dijual ke pasar dalam negeri setelah Domestic Market Obligation (DMO) terpenuhi. Produksi minyak mentah Lapangan Banyu Urip telah mencapai 220.000 barel per hari (bph). Minyak tersebut kemudian dialirkan melalui jalur pipa sepanjang 95 kilometer ke Palang, Tuban, kemudian ke Kapal FSO Gagak Rimang di lepas pantai Tuban, Jawa Timur.

Pada kesempatan yang sama, President ExxonMobil Cepu Limited Louise McKenzie mengungkapkan, pengapalan minyak mentah ini untuk mendukung ketersediaan minyak domestik. Dia juga mengapresiasi dukungan pemerintah, pemda serta masyarakat terhadap kegiatan operasi Blok Cepu.

"Kami berterima kasih kepada pemerintah Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, para mitra Blok Cepu, serta masyarakat sekitar yang terus mendukung kegiatan operasi Banyu Urip," ujar Louise.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengapalan ke-700, Sinergi...
Pengapalan ke-700, Sinergi Anak Usaha Pertamina Angkut Produksi Minyak Mentah Blok Cepu
Pertamina EP Cepu Rampungkan...
Pertamina EP Cepu Rampungkan Pemasangan Generator Selexol
Kilang Banyak yang Sudah...
Kilang Banyak yang Sudah Sepuh, Pertamina Genjot Modernisasi
Harga Minyak Anjlok,...
Harga Minyak Anjlok, Pertamina Siapkan Dua Skenario Penjualan Migas
Diresmikan Presiden...
Diresmikan Presiden Prabowo, Pertamina Berkontribusi Tingkatkan Produksi Minyak Blok Cepu hingga 30 Ribu Barrel Per Hari
Kejagung Tahan 2 Tersangka...
Kejagung Tahan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
12 menit yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
20 menit yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
25 menit yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
1 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
1 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
1 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO yang Halangi...
Negara NATO yang Halangi Kemenangan Israel dari Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved