APBN 2020 Disahkan, Angka Kemiskinan Ditetapkan 9%

Selasa, 24 September 2019 - 23:51 WIB
APBN 2020 Disahkan,...
APBN 2020 Disahkan, Angka Kemiskinan Ditetapkan 9%
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 menjadi undang-undang.

Dalam UU APBN 2020, pemerintah menetapkan angka kemiskinan berada di kisaran 8,5% hingga 9%. Adapun angka pengangguran di kisaran 4,8% hingga 5%.

Selain itu, pemerintah menetapkan gini rasio sebesar 0,375 hingga 0,380. Gini rasio merupakan barometer untuk mengukur tingkat pemerataan ekonomi. Koefisien Gini berkisar antara 0 sampai dengan 1. Makin kecil angka gini rasio berarti pemerataan ekonomi semakin baik. Sedangkan apabila nilainya semakin besar atau mendekati 1, berarti ketimpangan ekonomi semakin besar.

Untuk mencapai target kemiskinan 9%, Kementerian Keuangan sudah menyiapkan anggaran untuk masyarakat miskin agar mendapatkan layanan fasilitas publik. Diantaranya bantuan pangan atau kartu sembako sebesar Rp28,1 triliun untuk 15,6 juta keluarga miskin.

Selain itu, terdapat anggaran untuk program Keluarga Harapan sebesar Rp29,1 triliun yang diberikan secara tunai kepada 10 juta keluarga miskin. Serta pemberian pembiayaan ultra mikro sebesar Rp1 triliun kepada 1,6 juta debitur yang merupakan dana bergulir.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan UU APBN 2020 lebih optimal dalam mendorong kesejahteraan masyarakat miskin.

"Ini merupakan salah satu fokus belanja pemerintah untuk melaksanakan prioritas pembangunan secara efisien dan efektif. Karena itu, postur APBN ini bakal lebih memudahkan masyarakat miskin sesuai visi dan misi Presiden," ujar Sri Mulyani, Jakarta, Selasa (24/9/2019).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Orang Nganggur dan Miskin...
Orang Nganggur dan Miskin Makin Banyak, Program Padat Karya Tunai Jadi Andalan
Sri Mulyani Akui Kemiskinan...
Sri Mulyani Akui Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat Tajam
Tahun Ini Diramalkan...
Tahun Ini Diramalkan Tambah 1,1 Juta Pengangguran Lagi Akibat Pandemi
Menaker: Ironi, Pengangguran...
Menaker: Ironi, Pengangguran Paling Banyak di Kota Tapi Kemiskinan di Desa
Sri Mulyani Ungkap Peran...
Sri Mulyani Ungkap Peran APBN Tangani Kemiskinan Ekstrem
Akibat Corona, Skenario...
Akibat Corona, Skenario Terburuk Penduduk Miskin Bertambah 3,78 Juta
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
1 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
2 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
3 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved