APBN Adalah Kontrak Negara dengan Rakyat

Selasa, 01 Oktober 2019 - 16:55 WIB
APBN Adalah Kontrak...
APBN Adalah Kontrak Negara dengan Rakyat
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memaparkan bahwa mengelola keuangan negara tidaklah mudah. Dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dilakukan secara cermat, agar baik dan merata.

Jika belanja anggaran lebih besar maka akan mengakibatkan defisit APBN. Hal itu membuat pemerintah harus mengeluarkan surat utang untuk menutupi defisit APBN.

"Kalau sisi penerimaan tidak cukup, sementara belanja lebih diprioritaskan untuk keamanan, pertahanan, sisi yudikatif seperti MA, MK dan lembaga legislatif seperti DPR dan DPD. Juga pendidikan dan kesehatan seperti sekolah, madrasah, PAUD, puskesmas, nelayan, petani dan keluarga miskin. Tapi jangan sampai belanja anggaran lebih besar, karena kita akan defisit," terang Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (1/10/2019).

Karena itu, Sri Mulyani mengutarakan APBN bukan soal menyusun angka tetapi harus memiliki dampak terhadap pembangunan ekonomi, termasuk menjaga fundamental ekonomi agar tetap kuat.

Namun, Sri Mulyani menyayangkan beberapa pandangan masyarakat yang masih tidak memahami secara utuh pengelolaan APBN. Dan menurut dia, APBN berasal dari uang rakyat yang dikumpulkan untuk belanja negara serta dipertanggungjawabkan.

"APBN adalah kontrak negara dengan rakyatnya," jelasnya. Yaitu uang rakyat harus digunakan sebesar-sebesarnya untuk kesejahteraan rakyat.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Arah Belanja Tahun Depan yang Tembus Rp3.304 Triliun
Biar Enggak Resesi,...
Biar Enggak Resesi, Sri Mulyani Kebut Belanja Pemerintah
Sri Mulyani Ingin Genjot...
Sri Mulyani Ingin Genjot Mesin Ekonomi Indonesia di RAPBN 2021
Sah! RAPBN 2023 Jadi...
Sah! RAPBN 2023 Jadi Undang-undang: Belanja Negara Tembus Rp3.000 Triliun
Sri Mulyani Berpikir...
Sri Mulyani Berpikir Keras Biar Generasi Muda Paham APBN
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
8 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
35 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
47 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
1 jam yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved