Dana Bebas Repatriasi Tax Amnesty Rp12,6 Triliun Berpotensi Kabur

Senin, 14 Oktober 2019 - 19:52 WIB
Dana Bebas Repatriasi...
Dana Bebas Repatriasi Tax Amnesty Rp12,6 Triliun Berpotensi Kabur
A A A
JAKARTA - Dana repatriasi tax amnesty jatuh tempo yang disimpan di Indonesia hingga September 2019 mencapai sekitar Rp12,6 triliun dimana dana tersebut berpotensi kabur ke luar negeri. Namun Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan menegaskan dana repatriasi tersebut tidak akan mudah keluar dari dalam negeri.

Lebih lanjut Ia memastikan, dari pantauan belum ada pergerakan dana drastis keluar dari Indonesia. Pasalnya, berdasarkan data pelaporan gateway sampai dengan Agustus 2019, dana repatriasi masih menunjukan angka Rp130 triliun. "Dan kami yakin berakhirnya holding period tidak akan pengaruhi atau mentrigger dana keluar negeri," jelas Dirjen Pajak Robert Pakpahan di Jakarta, Senin (14/10/2019).

Repatriasi seperti diketahui merupakan dana yang kembali ke Indonesia dan diinvestasikan di dalam negeri serta tidak boleh di bawa ke luar negeri minimal tiga tahun sejak awal tax amnesty di 2016. Berdasarkan data yang masuk Juli sampai September 2016 dan sudah habis holding periodnya sebesar Rp12,6 triliun dari total Rp146 triliun selama tiga periode.

"Dana repatriasi masuk bertahap sesuai periode tersebut. Yang holding period berakhir September 2019 adalah untuk dana repatriasi periode pertama. Untuk dana repatriasi yang masuk pada periode pertama sebesar Rp12,6 triliun. Dengan demikian yang sudah free September 2019 ini adalah hanya Rp12.6 triliun dari total Rp146 triliun," jelas Robert di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Sambung dia menerangkan, repatriasi masuk ke Indonesia melalui pintu masuk dana sebesar Rp130 triliun sementara melalui SBN sebesar Rp16 triliun. "Dari data pelaporan gateway sampai Agustus 2019 belum ada pergerakan dana masih Rp130 triliun," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menakar Efektivitas...
Menakar Efektivitas Tax Amnesty Jilid II terhadap Perpajakan Indonesia
Candu Tax Amnesty
Candu Tax Amnesty
Tax Amnesty Jilid 2...
Tax Amnesty Jilid 2 Hampir 4 Bulan Berjalan, Sri Mulyani Kantongi Rp7,99 Triliun
Kantongi Rp1,1 Triliun,...
Kantongi Rp1,1 Triliun, Sri Mulyani Kembali Ajak Wajib Pajak Manfaatkan Tax Amnesty Jilid II
IKPI Ingatkan Tax Amnesty...
IKPI Ingatkan Tax Amnesty untuk Perbaikan Manajemen Data Perpajakan
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Kasus yang Menjerat Mantan Dirjen Pajak hingga Dicekal
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved