Ditopang Infrastruktur, Properti Koridor Timur Tumbuh Pesat

Kamis, 17 Oktober 2019 - 04:11 WIB
Ditopang Infrastruktur,...
Ditopang Infrastruktur, Properti Koridor Timur Tumbuh Pesat
A A A
JAKARTA - Harga properti di koridor timur ibukota semakin mahal pasca selesainya pembangunan beberapa proyek infrastruktur. Di wilayah Cikarang hingga Karawang, misalnya, diproyeksikan menjadi basis pengembangan industri yang membutuhkan banyak pasokan hunian.

General Manager Sales & Marketing Taruma City, Rina Irawan, mengatakan dampak pembangunan infrastruktur dan tingginya laju investasi di kawasan industri Karawang juga terasa pada proyek hunian.

"Selama tiga tahun terakhir, harga properti hunian di kawasan Kawarang tumbuh rata-rata 15%-20% per tahun," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (16/10/2019).

Di Taruma City, kata dia, permintaan terhadap hunian tetap tumbuh positif ditengah situasi ekonomi yang dinamis saat ini. Berdasarkan data Disnakertrans Karawang, kata Rina, hingga 2018 terdapat 13.756.358 hektar lahan yang dialokasikan sebagai lahan industri. Sementara jumlah pabrik yang beroperasi di kawasan ini mencapai 1.762 unit. Terdiri dari pabrik swasta sebanyak 787, PMDN 269, PMA 638, dan joint venture sebanyak 58 pabrik.

"Sebagai kota industri terbesar di Indonesia, Karawang merupakan lokasi strategis untuk memiliki properti. Proyek tol Jakarta-Cikampek elevated yang akan beroperasi tahun ini akan menambah daya tarik kawasan Karawang," imbuh Rina.

Untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan ekonomi di Karawang, Taruma City mengembangkan kluster Mariposa. Menurut Rina, kelas menengah di wilayah Karawang dan sekitarnya yang terus bertumbuh menjadi salah satu target pasar kluster Mariposa.

"Selain itu, jumlah ekspatriat yang terus bertambah seiring meningkatnya investasi asing di wilayah ini, juga membutuhkan hunian yang nyaman dan terintegrasi dengan berbagai fasilitas modern," paparnya.

CEO Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda, menilai koridor timur Jakarta memiliki prospek yang sangat baik untuk tumbuh.

"Wilayah timur Jakarta merupakan pintu gerbang yang menghubungkan kawasan Jakarta ke berbagai kota besar yang ada di pulau Jawa," katanya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLN Perkuat Infrastruktur...
PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan di Kawasan Industri
Jababeka Genjot Pengembangan...
Jababeka Genjot Pengembangan Infrastruktur Kawasan Industri
Perkembangan Infrastruktur...
Perkembangan Infrastruktur Tingkatkan Daya Tarik Hunian di Cimanggis Depok
Infrastruktur Lebih...
Infrastruktur Lebih Siap, Investor Tetap Lebih Tertarik di Pulau Jawa
Tingkatkan Kenyamanan,...
Tingkatkan Kenyamanan, LPKR Komitmen Kembangkan Infrastruktur Kawasan
Dirut PT KSP: Karyawan...
Dirut PT KSP: Karyawan Jadi Aset Perusahaan untuk Berkembang Pesat
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
31 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
49 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
1 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved