CORE: PR Sri Mulyani Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi

Selasa, 22 Oktober 2019 - 11:33 WIB
CORE: PR Sri Mulyani...
CORE: PR Sri Mulyani Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi
A A A
JAKARTA - Menjelang pengumuman Kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin, nama Sri Mulyani Indrawati kembali diundang Istana Kepresidenan pada Selasa (22/10/2019) pukul 09.03 WIB. Sri Mulyani dalam keterangannya diminta untuk kembali memimpin Kementerian Keuangan.

Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menyambut baik dipanggilnya Sri Mulyani untuk kembali menjabat Menteri Keuangan. Baca: Masih Banyak Tantangan, Sri Mulyani Tetap Menduduki Posisi Menkeu

"Jika melirik pengalaman bu Ani, beliau sudah berpengalaman lama di bidang birokrasi. Sebelum masuk ke birokrasi pun, beliau sempat bekerja sebagai akademisi plus pengalaman bekerja di bidang internasional, membuat networking terhadap internasional begitu luas. Faktor ini yang menjadikan bu Ani dipertahankan dalam kabinet," ujar Yusuf kepada SINDOnews di Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Meski demikian, lanjut Yusuf, beberapa catatan evaluasi juga perlu diberikan ke Sri Mulyani. Misalnya, saat menjabat Menteri Keuangan di periode pertama kepemimpinan Joko Widodo, masih minimnya terobosan untuk menggenjot penerimaan perpajakan. RUU Ketentuan Umum Perpajakan juga belum ada progres yang signifikan dibawah kepemimpinan Sri Mulyani.

"PR besar bu Ani adalah bagaimana merancang kebijakan fiskal yang lebih ekspansif untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Hal ini bisa dilakukan dengan memperbaiki kualitas belanja negara, memainkan fungsi pajak tidak sebagai fungsi budgeter namun sebagai fungsi stimulus, dan merancang pembiayaan negara yang lebih solid dan tidak rentan terhadap volatilitas perubahan ekonomi global," paparnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Sri Mulyani Guyur Rp5...
Sri Mulyani Guyur Rp5 Triliun untuk Jamin Kredit UMKM
Sri Mulyani Berencana...
Sri Mulyani Berencana Beri Bantuan Usaha ke Pedagang Bakso
Sri Mulyani Izinkan...
Sri Mulyani Izinkan Pegawainya Dinas Luar Kota dengan Syarat
Sri Mulyani Tunda Terbitkan...
Sri Mulyani Tunda Terbitkan Pandemic Bonds
Sri Mulyani Bakal Pelototin...
Sri Mulyani Bakal Pelototin Penggunaan Anggaran Dana Desa
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved