Airlangga Diamanatkan Benahi Defisit Neraca Transaksi Berjalan

Rabu, 23 Oktober 2019 - 20:37 WIB
Airlangga Diamanatkan...
Airlangga Diamanatkan Benahi Defisit Neraca Transaksi Berjalan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, langkah pertama yang diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah memperbaiki defisit neraca perdagangan. Labih lanjut terang dia, dirinya akan bekerja keras dan cepat dalam mewujudkan mimpi Indonesia menjadi negara maju pada 2045 sesuai amanat Presiden Jokowi pada Pidato Pelantikan Presiden yang lalu.

"Pesan Presiden bahwa pertama harus dibuat program untuk mengurangi transaksi neraca berjalan agar tidak defisit. Kemudian ada beberapa program terkait sektor riil termasuk bagaimana neraca perdagangan bisa diperbaiki," ujarnya di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Sambung Airlangga melanjutkan, sektor nonmigas sebenarnya masih menunjukkan tren positif. Namun sektor migas tercatat negatif sehingga perlu upaya agar defisit migas bisa dikurangi.

"Salah satu yang diharapkan presiden adalah menyelesaikan program substitusi impor. Salah satu quick win yang bisa dilakukan antara lain, menyelesaikan restrukturisasi TPPI untuk mengurangi tekanan yang relatif lebih singkat," tuturnya.

Selanjutnya, mendorong pelaksanaan program penggunaan campuran biodiesel 30% menggunakan Bahan Bakar Nabati atau B30 yang akan dimulai pada Januari 2020. Setelah berhasil, program selanjutnya mendorong biodiesel sampai 100% (B100).

"Jadi dari situ tekanan dari migas akan ada perbaikan. Selanjutnya tentu impor elpiji adalah peningkatan kapasitas. Seluruh opsi akan dipelajari," kata Airlangga.

Airlangga menuturkan, presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap faktor inflasi termasuk pangan. Di sektor industri diharapkan bisa menciptakan lapangan kerja termasuk bagaimana infrastruktur dapat menghubungkan jalur-jalur ekonomi.

"Tentu kita akan bahas dengan tim ekonomi dan kementerian terkait karena Kementerian Perekonomian ini kan meminta input dari masing-masing sektor dan nanti kita bahas mana yang diprioritaskan," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Juara Nih! Sembilan...
Juara Nih! Sembilan Tahun Defisit, Transaksi Berjalan Mulai Surplus
Habis Defisit, Neraca...
Habis Defisit, Neraca Pembayaran RI Mulai 'Untung' Besar
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Makin Mengecil, Ini Sebabnya
BI: Neraca Pembayaran...
BI: Neraca Pembayaran RI Minus 0,4 Miliar Dolar AS
Transaksi Berjalan Surplus...
Transaksi Berjalan Surplus USD1 Miliar di Triwulan III/2020
Neraca Pembayaran Tekor,...
Neraca Pembayaran Tekor, Apakah Indonesia Masih Mampu Bayar Utang?
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
39 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Berjalan 4.000 Langkah...
Berjalan 4.000 Langkah per Hari Bisa Kurangi Risiko Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved