Sri Mulyani Tunggu Kepastian Soal Anggaran Pemekaran Provinsi Papua

Rabu, 30 Oktober 2019 - 11:28 WIB
Sri Mulyani Tunggu Kepastian...
Sri Mulyani Tunggu Kepastian Soal Anggaran Pemekaran Provinsi Papua
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menerangkan masih menunggu kepastian hukum soal anggaran pemekaran provinsi Papua apakah akan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Hal ini menanggapi wacana pemekaran provinsi di Papua yang rencananya bakal ada dua provinsi baru yang salah satunya bernama Papua Selatan.
Dia mengatakan, masih menunggu langkah legal terkait pemekaran Papau itu, untuk nantinya diimplikasikan pada anggaran. Menurutnya sari sisi seberapa politik itu diterjemahkan dalam hukum dan kemudian membentuk pemerintahan baru dan konsekuensinya

"Kalau anggaran di 2019 tinggal dua bulan lagi, jadi kalau kita lihat seberapa penting. Ini harus kita terjemahkan dan membentuk (provinsi) baru, tidak semuanya harus baru. Kalau pun itu dari sisi gedung bisa menggunakan anggaran yang sudah ada," ujar Menkeu Sri Mulyani di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (30/10/2019).

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan kemungkinan ada dua povinsi baru di Papua. Selanjutnya rencana tersebut semakin kenjang berhembus, setelah Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan dirinya sudah bertemu Bupati Merauke Frederikus Gebze saat berkunjung ke Papua untuk membahas mengenai pemekaran baru untuk Papua Selatan.

Terkait dengan anggaran, Menkeu Sri Mulyani mengutarakan masih akan menghitung untuk memastokan daerah mana yang harus ditambahhkan anggarannya untuk pemekaran provinsi. "Dalam rangka daerah itu untuk menentukan daerah dan provinsi baru itu, akan ada langkah-langkah dari middlenya dulu, untuk peraturan anggarannya masih kita hitung," jelasnya

Sebagai informasi, Jokowi menyetujui dua atau tiga wilayah dari lima wilayah yang diusulkan tokoh Papua untuk dilakukan pemekaran. Hal tersebut dikatakan Jokowi saat merespon saspirasi tokoh Papua saat pertemuan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9) lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lapor Bu Sri Mulyani,...
Lapor Bu Sri Mulyani, Duit Pinjaman Daerah Dipakai Pejabat Buat Beli Mobil
Kemendagri Sebut Tinggal...
Kemendagri Sebut Tinggal Satu Daerah Belum Laporkan Realokasi Anggaran
Sri Mulyani Sebut Daerah...
Sri Mulyani Sebut Daerah Masih Lelet Realisasikan Anggaran
Menkeu Akan Potong Rp94...
Menkeu Akan Potong Rp94 Triliun Anggaran Transfer Daerah
Kemenkeu Ajukan Tambahan...
Kemenkeu Ajukan Tambahan Anggaran Rp43,307 T di 2021, Buat Apa?
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
3 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
4 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
5 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
7 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
8 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
8 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved