Kinerja Baik, IKAGI Minta Menteri BUMN Pertahankan Ari Askhara

Rabu, 30 Oktober 2019 - 21:48 WIB
Kinerja Baik, IKAGI...
Kinerja Baik, IKAGI Minta Menteri BUMN Pertahankan Ari Askhara
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir diminta mempertahankan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra sebagai Dirut PT Garuda Indonesia. Ari, panggilan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, dinilai telah bekerja dengan baik dan benar selama ini.

“Salah satu indikator kepiawaian Ari yakni berhasil mencatatkan revenue tertinggi dalam 16 tahun terakhir,” kata Ketua Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) Achmad Haeruman dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Rabu (30/10/2019).

IKAGI, lanjut Achmad, juga mengapresiasi dampak atas kinerja positif perusahaan. Yakni adanya perbaikan dan peningkatan kesejahteraan karyawan sejak PT Garuda Indonesia dipimpin oleh CEO dan BOD saat ini.

“Semua tuntutan agar Pak Ari diganti sebagai Dirut PT Garuda Indonesia adalah tuntutan yang tidak beralasan dan cenderung untuk kepentingan pribadi dan kelompok. Bukan tuntutan untuk memajukan PT Garuda Indonesia khususnya dan ekonomi Indonesia umumnya,” ujarnya.

Menurutnya, permintaan pencopotan alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) itu bentuk intimidasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu. Hal tersebut mencederai pakta integritas karyawan atau etika bisnis dan etika kerja PT Garuda Indonesia. “Kami berharap bahwa kinerja positif perusahaan ini tetap dipertahankan dan semakin baik lagi di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Achmad mempertanyakan perihal terjadinya union busting di dalam lingkungan PT Garuda Indonesia. Achmad memastikan di dalam PT Garuda Indonesia hanya terdapat satu serikat profesi awak kabin yaitu IKAGI yang ia ketuai sesuai hasil musyawarah anggota (Musang) dan Pemilu IKAGI pada 10 September 2019.

"Hubungan kami pengurus (IKAGI) dengan manajemen/BOD PT Garuda Indonesia selama ini terjalin sangat harmonis. Demikian juga hubungan kami dengan serikat-serikat yang berada di internal perusahaan yaitu Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG)," paparnya.

Terpisah, Sekjen IKAGI IGK Megawijana berpendapat wajar adanya ketidaksukaan terhadap kepemimpinan seseorang dalam sebuah perusahaan. Menurutnya, mustahil seorang pemimpin mampu menyenangkan semua orang di bawahnya. Namun perbedaan pandangan atas kebijakan dikeluarkan pimpinan seharusnya disikapi melalui melalui makanisme legal tanpa provokasi negatif di media.

“Apabila ada ketidaksetujuan terhadap kebijakan atau keputusan pimpinan perusahan seharusnya disampaikan melalui makanisme legal yang ada di perusahan. Bukan dengan mengumbar opini dan provokasi negatif di media sosial. Usulan penggantian pimpinan perusahan tidak akan memberikan jaminan lebih baik bagi mereka yang selalu berpikir untuk kepentingan sendiri atau kelompoknya,” kata Mega.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Penyehatan Maskapai...
Bukti Penyehatan Maskapai Garuda Indonesia usai Badai Finansial
Jangkauan Terbang Garuda...
Jangkauan Terbang Garuda Makin Sempit, Hanya 60 Pesawat yang Beroperasi
Ini Daftar Anak Perusahaan...
Ini Daftar Anak Perusahaan yang Masih Tinggal Bersama Garuda Indonesia
Outlook 2021 Garuda...
Outlook 2021 Garuda Indonesia: Pasang Target Setengah dari Kinerja 2019
Garuda Indonesia Tatap...
Garuda Indonesia Tatap Fase Turnaround 2026: Suntikan Modal Rp23,7 Triliun Jadi Amunisi
Utang Maskapai Garuda...
Utang Maskapai Garuda Indonesia Terpangkas Setengah, Sisanya Masih Rp75 Triliun
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
42 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved