Cukai Tembakau Capai Rp170 Triliun, APTI Minta Jangan Lupakan Petani

Jum'at, 01 November 2019 - 02:41 WIB
Cukai Tembakau Capai...
Cukai Tembakau Capai Rp170 Triliun, APTI Minta Jangan Lupakan Petani
A A A
BANDUNG - Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menilai, kontribusi petani tembakau terhadap pemasukan negara cukup besar, mencapai Rp170 triliun dari berbagai produk tembakau. Besarnya kontribusi itu, semestinya tidak melupakan posisi petani tembakau di Indonesia.

Ketua Umum Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI), Soeseno, mengatakan pihaknya bangga akan para petani tembakau di Indonesia. Mereka telah bekerja sepenuh hati demi kelangsungan hidup dan kesejahteraan dengan tetap menjaga lingkungan serta merawat masyarakat sekitar.

"Petani tembakau menerapkan praktik kerja yang baik serta menjalankan berbagai prakarsa sosial dan lingkungan untuk secara konsisten meningkatkan mutu hidup keluarga mereka serta masyarakat secara umum. Selama ratusan tahun, petani tembakau juga merupakan bagian penting dari sistem ekonomi masyarakat. Tembakau adalah warisan kita," kata Soeseno, dalam siaran persnya, Kamis (31/10/2019).

Menurutnya, kemandirian para petani tembakau perlu dikabarkan dan diungkap. Selama ini para petani tembakau kurang mendapat perhatian dari pemerintah yang cenderung setuju dengan gerakan anti tembakau.

Padahal, tembakau juga memberikan kontribusi tidak sedikit pada pendapatan negara. Tahun ini, kata Soeseno, cukai produk tembakau memberikan Rp170 triliun pada negara. "Pada cukai tiap batang rokok mengalir keringat petani tembakau dan petani cengkih. Mereka berkontribusi kepada negara," katanya.

Menurut dia, walaupun mendapat tekanan berupa kebijakan pemerintah yang kurang memihak, petani akan tetap bekerja sesuai keahliannya mengolah tembakau. Kendati kenaikan cukai 21,3% dan harga eceran naik 35% pada 2020, akan berdampak terhadap mereka.

Menurut dia, kebijakan tersebut akan mengurangi serapan tembakau. Pabrik akan mengurangi konsumsi tembakaunya. Ujung-ujungnya, kebijakan tersebut akan merugikan petani tembakau karena serapan hasil panen mereka berkurang.

Saat ini, kata Soeseno, walaupun kebijakan kenaikan cukai baru akan diterapkan 2020, namun dampaknya sudah terasa. Para pedagang besar mulai memainkan isu akan mengurangi pembelian produk tembakaunya. Mereka tidak akan membeli banyak-banyak, dan hal ini akan menimbulkan goncangan bagi petani.

Namun dia meminta para petani agar tidak khawatir dan turun semangat. Dia menuturkan, pihaknya sudah merasakan tekanan berupa kebijakan pemerintah sejak 2010. "Tapi kami yakin petani tembakau akan tetap solid dan itu untuk bangsa dan negara. Ingat, Rp170 triliun cukai," imbuhnya.

Diketahui, lebih dari 40 juta petani dan pekerja di seluruh dunia menggantungkan hidupnya pada tembakau. Akan tetapi, terjadi tren penurunan drastis atas permintaan hasil tembakau di berbagai belahan dunia sejak tahun 2009.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Imbas Kenaikan Cukai,...
Imbas Kenaikan Cukai, Penjualan Rokok Amblas 33 Miliar Batang
Rencana Kenaikan Cukai...
Rencana Kenaikan Cukai Berimbas Pada Kehancuran Harga Tembakau
Takut Resesi, Petani...
Takut Resesi, Petani Tembakau Minta Cukai Jangan Naik
Penyusunan Road Map...
Penyusunan Road Map IHT Nasional Perlu Melibatkan Dunia Usaha
Industri Tembakau Berpotensi...
Industri Tembakau Berpotensi Tumbuh Subur di Jatim, Setahun Hasilkan Cukai Rp104,5 T
Dihantui Resesi, Petani...
Dihantui Resesi, Petani Tembakau Perlu Perlindungan
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
43 menit yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
1 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
6 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
7 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved