Di Depan DPR, Kepala BKPM Tegaskan Kejar Investasi Berkualitas

Jum'at, 08 November 2019 - 16:29 WIB
Di Depan DPR, Kepala...
Di Depan DPR, Kepala BKPM Tegaskan Kejar Investasi Berkualitas
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan, pihaknya tidak hanya mengejar investasi besar untuk masuk ke Indonesia melainkan harus juga berkualitas. Hal ini disampaikan saat menggelar diskusi bersama Komisi VI DPR RI yang membahas seputar investasi.

"Target kita ke depan adalah mengejar realisasi investasi. Tapi investasi yang berkualitas," ujar Bahlil di depan Komisi VI DPR-RI di Jakarta Jumat (8/11/2019).

Lebih lanjut Ia memaparkan, kriteria investasi berkualitas yang menurutnya tak hanya masuk dalam jumlah yang besar akan tetapi lebih dari itu. "Investasi harus menyerap lebih banyak tenaga kerja, bermitra dengan pengusaha lokal, dan memberikan nilai tambah (value added), bagi perekonomian," jelasnya.

Meski begitu Bahlil mengungkapkan, mewujudkannya bukan tanpa tantangan terlebih dalam era kemajuan teknologi saat ini. Terang dia ada kebutuhan dan keharusan untuk meningkatnya inovasi teknologi untuk menarik minat investor. "Sehingga dulu 1% pertumbuhan ekonomi bisa serap 400.000 tenaga kerja. Sekarang tidak lagi sebanyak itu," ujar Bahlil.

Sebab itu guna mendorong investasi yang berkualitas, ungkapnya BKPM akan mendorong sektor investasi di industri manufaktur. Bahlil menambahkan, investasi di industri manufaktur jauh lebih banyak menciptakan lapangan kerja serta mampu menciptakan industri-industri turunan lainnya.

BKPM mencatatkan realisasi investasi langsung pada kuartal III 2019 mencapai Rp 205,7 triliun, atau naik 18,4% dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 173,8 triliun. Realisasi Penanaman modal dalam negeri (PMDN) juga meningkat 18,9% menjadi Rp 100,7 triliun, sedangkan penanaman modal asing (PMA) naik 17,8% ke posisi Rp105 triliun.

Bahlil menjelaskan, dengan capaian kuartal III 2019, total realisasi investasi dalam sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp601,3 triliun, naik 12,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. "Total investasi PMDN mencapai Rp283,5 triliun, sedangkan PMA mencapai Rp317,8 triliun," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Singapura Sumber Investasi...
Singapura Sumber Investasi Asing Terbanyak di Indonesia
Punya 5 Jurus Andalan,...
Punya 5 Jurus Andalan, BKPM: Kami Kawal Sampai Investasi Dieksekusi
Negaranya Boleh Aja...
Negaranya Boleh Aja Resesi, Tapi Belanda Tetap Gacor Soal Investasi di RI
Dubes Dipersilahkan...
Dubes Dipersilahkan Cari Investor, BKPM Siap Mengawal
BKPM Pede Target Investasi...
BKPM Pede Target Investasi Tahun Ini Tercapai
Bos BKPM Ngeluh, Upah...
Bos BKPM Ngeluh, Upah Pekerja RI Mahal Bikin Investasi Asing Seret
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
2 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
2 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
2 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
3 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
3 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved