Rupiah Pulang Untung 13 Poin ke Rp14.054

Selasa, 12 November 2019 - 17:18 WIB
Rupiah Pulang Untung...
Rupiah Pulang Untung 13 Poin ke Rp14.054
A A A
JAKARTA - Kurs rupiah berhasil mendarat di zona positif pada perdagangan Selasa (12/11/2019). Data Bloomberg merilis mata uang kecintaan kita terapresiasi 13 poin atau 0,09% ke posisi Rp14.054 per USD, berbanding penutupan Senin di Rp14.067 per USD.

Awal perdagangan, rupiah langsung rebound dengan tancap gas 11 poin atau 0,08% ke level Rp14.056 per USD. Selasa ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.043-Rp14.062 per USD.

Pasar spot lainnya, indeks Yahoo Finance mencatat rupiah pada Selasa petang ini, terapresiasi 8 poin atau 0,05% menjadi Rp14.050 per USD, berbanding Rp14.058 per USD pada Senin kemarin. Hari ini, rupiah bergerak di Rp14.035-Rp14.058 per USD.

Rupiah menguat ditopang oleh kondisi internal yaitu penurunan defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dan faktor eksternal dari Inggris, dimana pertumbuhan ekonomi Negeri Ratu Elizabeth II pada kuartal III 2019, tumbuh 0,3%, Artinya Inggris resmi terhindar dari resesi.

Faktor tersebut membuat poundsterling Inggris memukul dolar AS di pasar uang Asia.

Sementara itu, dolar AS mulai bersiap-siap ngebut kembali menjelang pidato Presiden AS Donald Trump, dimana ia diperkirakan akan kembali menunda pengenaan tarif pada industri mobil Uni Eropa.

Pidato Trump di Economic Club of New York akan menggerakan pasar karena ia dijadwalkan untuk membahas kebijakan perdagangan AS, terutama perundingan dengan China untuk menuju ke kesepakatan perdagangan "fase satu".

"Pasar sedang menunggu pidato Trump soal perdagangan. Banyak yang berharap pada kesepakatan fase satu. Tapi kita tidak tahu karena Trump bisa "sangat impulsif" dan sulit diprediksi," kata Jane Foley, ahli strategi valuta asing di Rabobank kepada Reuters.

Indeks USD terhadap sekeranjang mata uang naik 0,1%. Dolar menguat 0,2% terhadap yen Jepang dan franc Swiss. Dolar AS juga menang 0,1% terhadap euro menjadi USD1,102255 EUR.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat saat...
Rupiah Menguat saat Banyak Mata Uang Asia Melemah
Dolar AS Masih Tangguh,...
Dolar AS Masih Tangguh, Mata Uang Garuda Diprediksi Rapuh
Dekati Rp16.000, Dedolarisasi...
Dekati Rp16.000, Dedolarisasi Jadi Satu Cara Jaga Mata Uang Garuda
Deretan Negara Ini Tak...
Deretan Negara Ini Tak Mempunyai Mata Uang, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Rupiah Tak Bertenaga,...
Rupiah Tak Bertenaga, Hari Ini Berakhir Melemah ke Rp16.786 per Dolar AS
Inflasi Tak Jauh dari...
Inflasi Tak Jauh dari Ekspektasi, Mata Uang Garuda Menguat
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
1 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
1 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
2 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved