Kemenkeu Tidak Menggunakan APBN untuk Selamatkan Jiwasraya

Senin, 18 November 2019 - 23:02 WIB
Kemenkeu Tidak Menggunakan...
Kemenkeu Tidak Menggunakan APBN untuk Selamatkan Jiwasraya
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bakal menyiapkan sejumlah skenario untuk menutup defisit likuiditas yang sedang dialami PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata, mengatakan skenario penyelamatan ini nantinya tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belajar Negara (APBN) untuk menyelamatkan Jiwasraya.

"Kalau ada kebutuhan modal tambahan (untuk menyelamatkan Jiwasraya), sejauh ini Kemenkeu konfiden mengusahakan dan tidak perlu menggunakan APBN," ujar Isa Rachmatarwata di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Terkait penyehatan likuiditas Jiwasraya, Kemenkeu masih menunggu keputusan BUMN. Karena itu, pihaknya belum bisa menghitung berapa kebutuhan likuiditas yang diperlukan oleh perusahaan asuransi jiwa milik negara ini.

"Nanti kita lihat. Saya belum lihat itu detailnya," jelasnya.

Sebelumnya, PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) masih menunggu penugasan dari Menteri BUMN Erick Thohir, untuk menyelesaikan persoalan utang perusahaan asuransi PT Asuransi Jiwasraya. Kondisi keuangan Jiwasraya sedang dalam posisi sakit dan membutuhkan suntikan dana Rp32,89 triliun.

Dan PPA sendiri menyatakan belum menerima surat dari Menteri BUMN terkait usaha menyehatkan perusahaan. Untuk bisa turun tangan atau mengambil alih dalam menyehatkan keuangan, harus ada surat penugasan dari pemerintah.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dirjen Anggaran Isa...
Dirjen Anggaran Isa Rachmatarwata Jadi Tersangka Kasus Jiwasraya, Ini Kata Kemenkeu
Intip Laporan Keuangan...
Intip Laporan Keuangan Jiwasraya Tahun Lalu, Kinerja Minus dan Strategi Baru
Mantan Bos Jiwasraya...
Mantan Bos Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Kementerian BUMN Angkat Suara
Jiwasraya Tetap Dibubarkan,...
Jiwasraya Tetap Dibubarkan, Dirut Pede Diselamatkan Erick Thohir-Sri Mulyani
Selamatkan Nasabah Jiwasraya,...
Selamatkan Nasabah Jiwasraya, BUMN Berencana Bentuk Nusantara Life
FPBNJ Minta Dialog Bahas...
FPBNJ Minta Dialog Bahas Pemotongan Polis Anuitas dengan Kementerian BUMN
Berita Terkini
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
22 menit yang lalu
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
54 menit yang lalu
Blok Abadi Masela Senilai...
Blok Abadi Masela Senilai Rp390 Triliun Resmi Dibangun, Bakal Serap 13 Ribu Tenaga Kerja Lokal
1 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
2 jam yang lalu
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
5 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved