BI Turunkan GWM Rupiah Demi Tambah Likuiditas Perbankan

Kamis, 21 November 2019 - 15:28 WIB
BI Turunkan GWM Rupiah...
BI Turunkan GWM Rupiah Demi Tambah Likuiditas Perbankan
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah untuk Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah/Unit Usaha Syariah sebesar 50 bps sehingga masing-masing menjadi 5,5% dan 4,0%, dengan GWM Rerata masing-masing tetap sebesar 3,0%, dan berlaku efektif pada 2 Januari 2020.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kebijakan ini ini ditempuh guna menambah ketersediaan likuiditas perbankan dalam meningkatkan pembiayaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi. "Strategi operasi moneter juga terus diperkuat untuk menjaga kecukupan likuiditas dan mendukung transmisi bauran kebijakan yang akomodatif," ujar Perry di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Dia melanjutkan dengan penurunan untuk menggairahkan dana pihak ketiga yang masih menyulitkan dari perbankan. Likuiditas secara umum tidak ada masalah akan tetapi distribusi likuiditas di BUKU I - II dan III ada kekurangan Dana karena persaingan Dana Pihak Ketiga.

Sambung dia mengungkapkan, instrumen bauran kebijakan Bank Indonesia lainnya juga terus diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. "Kebijakan makroprudensial tetap akomodatif untuk mendorong penyaluran kredit perbankan dan memperluas pembiayaan bagi perekonomian, dengan tetap mempertahankan terjaganya stabilitas sistem keuangan," jelasnya.

Penurunan GWM ini disebutkan bakal menambah likuiditas seluruh bank. Jumlahnya untuk bank umum dengan penurunan 50 bps tambahan likuiditas mencapai sebesar Rp24,1 triliun dan bank syariah Rp1,9 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Selamatkan Bank Seret...
Selamatkan Bank Seret Likuiditas, BI dan OJK Seiya Sekata
Buat Bank yang Mau Kolaps,...
Buat Bank yang Mau Kolaps, Bisa Minta Dana Darurat ke BI
BI Guyur Insentif Likuiditas...
BI Guyur Insentif Likuiditas 124 Bank, Realisasi Tembus Rp255 Triliun
BI Suntik Perbankan...
BI Suntik Perbankan Rp118,4 Triliun Hingga Akhir Agustus 2021
Perbankan Nasional Masih...
Perbankan Nasional Masih Perkasa Hadapi Pandemi, Ini Kondisinya
Jaga Likuditas Perbankan,...
Jaga Likuditas Perbankan, BI Tekankan Belum Perlu Pakai Skema PLJP
Berita Terkini
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
6 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
28 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved