Kemendag Promosikan Kelapa Sawit Berkelanjutan ke Taiwan

Sabtu, 14 Desember 2019 - 02:12 WIB
Kemendag Promosikan...
Kemendag Promosikan Kelapa Sawit Berkelanjutan ke Taiwan
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan kembali melakukan misi dagang ke Taiwan. Misi dagang ke Taiwan berlangsung pada 10-12 Desember 2019 dan dipimpin Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional Kemendag Arlinda. Kegiatan ini merupakan upaya strategis Kemendag dalan menggenjot ekspor Indonesia ke pasar global.

"Kemendag terus menggencarkan misi dagang ke berbagai kawasan sebagai upaya menggenjot ekspor dan untuk meraih target pertumbuhan ekspor. Misi dagang ke Taiwan ini diharapkan dapat memfasilitasi para pengusaha Indonesia untuk mencapai target ekspor,” ungkap Arlinda di Jakarta, Jumat (13/12/2019).

Pada 2018, total perdagangan Indonesia dan Taiwan tercatat mencapai USD8,26 miliar. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia tercatat USD4,7 miliar, sementara impor Indonesia dari Taiwan sebesar USD3,56 miliar. Indonesia merupakan pemasok batubara ke industri Taiwan. Sementara impor Indonesia dari Taiwan terdiri komponen elektronik, sirkuit elektronik, dan kain.

"Kita yakin ekspor ke Taiwan akan meningkat. Hal ini berkaca pada surplus perdagangan nonmigas dengan Taiwan yang mengalami peningkatan 372,17% pada periode Januari-September 2019 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," tegas Arlinda.

Pada misi dagang kali ini, Kemendag juga akan melakukan pertemuan dengan Asosiasi Minyak Nabati Taiwan (Taiwan Vegetable Oil Association/TVOA). Pertemuan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mempromosikan kelapa sawit berkelanjutan Indonesia di Taiwan.

Minyak kelapa sawit memainkan peranan penting dalam perekonomian Indonesia, salah satunya untuk pengentasan kemiskinan di Indonesia. Komoditas ini merupakan sumber pendapatan rakyat.

Indonesia memasok 6,58 juta ton atau lebih dari setengah Certified Sustainable Palm Oil (CSPO) di pasar global berdasarkan skema Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Wamendag Jerry: Merdeka...
Wamendag Jerry: Merdeka dalam Perdagangan Itu Mutlak
Neraca Dagang Nonmigas...
Neraca Dagang Nonmigas RI Surplus atas Malaysia, Lompat Nyaris 200 Persen
Sempat Tertunda 4 Tahun,...
Sempat Tertunda 4 Tahun, RI Mendorong Perundingan IT-CEPA Dilanjutkan
Teken Perdagangan Bebas...
Teken Perdagangan Bebas dengan 15 Negara, Mendag Janji RI Tak Kebanjiran Barang Impor
Berita Terkini
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
8 menit yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
1 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
10 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
10 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
10 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
10 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved