Pengusaha Pede Omnibus Law Perbaiki Peringkat Ease of Doing Business

Rabu, 18 Desember 2019 - 19:47 WIB
Pengusaha Pede Omnibus...
Pengusaha Pede Omnibus Law Perbaiki Peringkat Ease of Doing Business
A A A
JAKARTA - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meyakini kehadiran omnibus law akan memperbaiki peringkat kemudahan berusaha Indonesia atau Ease of Doing Business (EoDB). Adapun posisi Indonesia saat ini berada pada peringkat 73 dari 190 negara terkait kemudahan berbisnis.

Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) sekaligus Ketua Satuan Petugas (Satgas) Omnibus Law Rosan Roeslani menerangkan, omnibus law mempengaruhi minat investasi seiring peraturan yang semakin singkat untuk berbisnis. Sehingga pada akhirnya Indonesia bakal semakin dilirik oleh berbagai investor asing.

"Dengan UU Omnibus Law, perizinan investasi menjadi lebih mudah lantaran calon investor tidak perlu menghadapi perizinan yang tumpang tindih dan lintas instansi. Jadi overlapping pemerintah daerah dan pemerintah pusat akan diluruskan," jelas Rosan Roeslani di Jakarta, Rabu (19/12/2019).

Sementara terkait dengan omnibus law yang erat kaitannya dengan usaha, Rosan menargetkan, pembahasan dengan pengusaha bisa selesai pada 26 Desember ini. Setelah itu bakal digelar Focus Group Discussion (FGD) maksimum sebanyak dua kali.

Lebih lanjut terang dia, sehingga draft RUU Omnibus Law siap diserahkan ke DPR pada Januari 2020. "Hal ini tengah dilakukan guna menjaring masukan karena implementasi UU Omnibus Law banyak berhubungan dengan dunia usaha," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bikin Aturan Turunan...
Bikin Aturan Turunan Omnibus Law, Tito Ajak Kepala Daerah hingga DPRD
Hadirkan Kemudahan Berusaha...
Hadirkan Kemudahan Berusaha Melalui Transformasi Digital, Kementerian PANRB Gandeng Kadin
Indonesia Juaranya Soal...
Indonesia Juaranya Soal Negara Paling Ribet untuk Berbisnis
Kemudahan Usaha Keok...
Kemudahan Usaha Keok Lawan Negara Tetangga, Menkeu: Diagnosanya Perlu UU Ciptaker
Urusan Pajak Paling...
Urusan Pajak Paling Jelek di Kemudahan Berusaha, UU Ciptaker Bikin Simple
Hadiri Gala Dinner Rapimnas...
Hadiri Gala Dinner Rapimnas Kadin, Heru Pastikan Kemudahan Berusaha di Jakarta
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved