BCAP Ambil Alih Portofolio Default MNC Asset Management

Jum'at, 20 Desember 2019 - 10:33 WIB
BCAP Ambil Alih Portofolio...
BCAP Ambil Alih Portofolio Default MNC Asset Management
A A A
JAKARTA - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (“BCAP” atau “Perseroan”) memutuskan untuk mengambil alih porsi portofolio Obligasi TPS Food 1 Tahun 2013, Sukuk Ijarah TPS Food I Tahun 2013 dan Sukuk Ijarah TPS Food II Tahun 2016 yang telah dinyatakan default.

Segera setelah salah satu anak usaha Perseroan, PT MNC Asset Management (“MAM”) menerima surat himbauan dari OJK mengenai masalah kepemilikan Nilai Aktiva Bersih (“NAB”) dan Penempatan investasi pada Efek yang default dan Efek yang saat ini sedang dalam proses restrukturisasi, Perseroan bergerak cepat menangani masalah tersebut.

BCAP sebagai pemegang saham MAM memutuskan mengambil alih obligasi AISA dengan nilai buku. Ini merupakan bentuk komitment BCAP untuk menjaga nama baik perusahaan.

“Sebagai wujud komitmen kami untuk menyelesaikan permasalahan dengan tetap mengutamakan kepentingan terbaik untuk para nasabah MAM, Perseroan bertanggung jawab untuk mem bail-out porsi AISA,” ujar Direktur Utama BCAP Wito Mailoa di Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Sementara itu dari sisi MAM juga melakukan berbagai perbaikan dan penyesuaian atas komposisi portfolio efek agar memenuhi ketentuan pasal 6 angka 1 huruf d dan j POJK 23 dan pasal 16 POJK 19. MAM juga menyesuaikan valuasi atas Efek Obligasi Sumberdaya Sewatama I Tahun 2012 Seri B dan Sukuk Ijarah Sumberdaya Sewatama I tahun 2012.

MAM mengklarifikasi bahwa adanya kelebihan porsi persentase pada portofolio reksa dana konvensional lebih dari 10% dan reksa dana syariah lebih dari 20% serta kepemilikan efek terafiliasi lebih dari 20%. Hal itu bukan dengan sengaja, melainkan lebih disebabkan oleh perubahan harga pasar dari portofolio dan perubahan Asset Under Management (“AUM”) dari reksa dana tersebut yang mengakibatkan beberapa reksa dana melebihi ketentuan yang ditetapkan oleh OJK.

“Selama 19 tahun berdiri, MAM selalu dan senantiasa memenuhi segala ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. MAM segera menyelesaikan permasalahan ini dengan tetap mengutamakan kepentingan dari para nasabah MAM," kata Direktur Utama MAM Ferry Kojongian.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Maksimalkan Cuan dengan...
Maksimalkan Cuan dengan Investasi Kesehatan, Simak IG Live MNC Asset Besok Pukul 19.00!
Di Webinar ETFest 2021,...
Di Webinar ETFest 2021, MNC Asset Management: Ini Strategi Pemilihan Indeks ETF MNC36
Penawaran Umum Berkelanjutan...
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi dan Sukuk Ijarah IV Global Mediacom Tahap I Tahun 2023 Dimulai, Simak Jadwalnya!
Fnansial Milenial: MNC...
Fnansial Milenial: MNC Asset X BEM Perbanas
MNC Kapital Dukung Penuh...
MNC Kapital Dukung Penuh Pengembangan Bisnis MNC Asset Management
Intip Cuan dari RDPU...
Intip Cuan dari RDPU Syariah dan Sukuk, Simak IG Live MNC Asset Besok Jumat Sore!
Berita Terkini
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
1 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
2 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
2 jam yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
11 jam yang lalu
Infografis
Mahmoud Abbas Siap Ambil...
Mahmoud Abbas Siap Ambil Alih Gaza setelah Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved