Jokowi: Penanganan Kasus Jiwasraya Butuh Proses Panjang

Kamis, 02 Januari 2020 - 13:24 WIB
Jokowi: Penanganan Kasus...
Jokowi: Penanganan Kasus Jiwasraya Butuh Proses Panjang
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan proses penyelesaian masalah keuangan yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) bakal memerlukan waktu panjang. Pasalnya, masalah yang menimpa perusahaan asuransi pelat merah itu menyangkut soal korporasi dan hukum serta melibatkan beberapa kementerian dan lembaga (K/L).

"Ini proses yang tidak sehari dua hari, prosesnya agak panjang. Di sisi hukum juga ditangani oleh kejaksaan Agung. Sudah dicekal 10 orang agar tidak semuanya Sebenarnya problemnya dimana. Ini menyangkut proses yang panjang," ujar Jokowi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Jokowi mengatakan, penanganan Jiwasraya saat ini telah dilakukan oleh berbagai yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga Kejaksaan Agung (Kejagung). “Nanti dilihat karena Jiwasraya sedang ditangani, masalah korporasinya oleh OJK, Menteri Keuangan, Menteri BUMN semuanya sedang menangani ini. Disisi hukum juga ditangani oleh kejaksaan Agung,” katanya.

Jokowi menyatakan, saat ini telah ada 10 orang pejabat yang dicekal agar tidak bepergian keluar negeri selama kasus ini masih berlangsung. Kejaksaan Agung sendiri sudah mencekal sepuluh orang yang diduga terkait kasus Jiwasraya yakni berinisial HR, DYA, HP, MZ, DW, GLA, ERN, HH, BT dan AS. “Sudah dicekal 10 orang, tidak semuanya. Ini menyangkut proses yang panjang,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan Kejagung untuk mengusut kasus di tubuh Jiwasraya. Ia tak mempersoalkan pemeriksaan yang dilakukan Kejagung terhadap sejumlah perusahaan manajer investasi beberapa waktu lalu. "Nggak ada masalah. Itu proses hukum, silahkan kami ikuti saja," ungkap Wimboh.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Restrukturisasi Polis...
Restrukturisasi Polis Jiwasraya Ditarget Rampung Bulan Mei
Minta Dananya Cair,...
Minta Dananya Cair, Puluhan Nasabah Geruduk Kantor Jiwasraya
Mantan Dirut Jiwasraya...
Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Nasabah Engga Puas: Ingin Duit Kembali
Pengembalian Dana Nasabah...
Pengembalian Dana Nasabah Jiwasraya Jadi Beban Pemerintah Usai Mantan Bos Ditahan
Mencari Opsi Ideal Menyelamatkan...
Mencari Opsi Ideal Menyelamatkan Dana Nasabah Jiwasraya
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
7 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
7 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
7 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
8 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved