Penyelamatan Jiwasraya, Awas Kasus Bank Century Terulang

Jum'at, 03 Januari 2020 - 14:32 WIB
Penyelamatan Jiwasraya,...
Penyelamatan Jiwasraya, Awas Kasus Bank Century Terulang
A A A
JAKARTA - Penyelamatan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang tengah terlilit masalah keuangan ditekankan harus mengedepankan prinsip 3K yakni kepercayaan, kepastian dan kesinambungan. Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi menekankan, agar penyelesaian kasus Jiwasraya jangan mengulang pengalaman seperti bank century.

Menurutnya menyelamatkan dana negara dan masyarakat yang ada dalam BUMN Jiwasraya harus menjadi perhatian utama, sehingga tidak ada nasabah yang dirugikan. Lebih lanjut Ia menyarankan, salah satu caranya adalah melalui anak usaha yang akan dibentuk yakni PT Jiwasraya Putra dengan membuat surat utang.

"Bisa juga menawarkan kepada pihak lain untuk mengakuisisi sebagian saham Jiwasraya agar mendapatkan dana segar. Namun bailout ataupun PMN meskipun bisa dilakukan, sangat tidak dianjurkan karena bisa menjadi lahan korupsi baru. Jangan sampai pengalaman bank century terulang," kata Achmad Baidowi atau yang biasa disapa Awiek di Jakarta, Jumat (3/1/2020).

Sambung Awiek mengingatkan, agar penyelesaian PT Asuransi Jiwasraya mengedepankan prinsip 3 K. Yakni, Kepercayaan agar menjadikan masyarakat masyarakat tetap percaya terhadap industri asuransi dengan segera mempercepat proses pemulihan jiwasraya apalagi ini BUMN satu-satunya yang bergerak di asuransi.

"Kepastian, yakni memberikan kepastian kepada nasabah akan status dana mereka dan kapan mulai bisa dilakukan pembayaran bertahap. Kesinambungan, bahwa bisnis industri jiwasraya harus ada jaminan kesinambungan agar terus berjalan," paparnya.

Diterangkan juga olehnya, pemerintah harus terus mendorong Jiwasraya untuk melakukan efisiensi di tengah badai keuangan yang menjangkiti. Awiek yang juga Wakil Sekjen DPP PPP menilai pemerintah harus membanntu penyelesaian masalah nasabah PT Asuransi Jiwasraya yang polis asuransinya belum dibayarkan.

Ia mengingatkan jangan sampai kasus Bank Century kembali terulang karena sebelumnya Jiwasraya menyatakan tidak akan sanggup membayar polis nasabah pada periode Oktober hingga Desember 2019 sebesar Rp12,4 triliun. Ditekankan juga olehnya bahwa fraksinya mendukung penuh dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk mengungkap akar persoalan di BUMN tersebut.

Pembentukan pansus memang sangat penting dilakukan. Lantaran melalui pansus, DPR dapat memanggil pihak-pihak yang dianggap punya keterkaitan dengan Jiwasraya sehingga akar masalah dan solusi bisa segera ditemukan. Pansus, terang dia tak akan mengintervensi kerja aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan korupsi di perusahaan tersebut.

"Aparat hukum mengusut tuntas pelanggaran hukumnya secara transparan, objektif dan independen. DPR membentuk pansus dengan tujuan untuk mengungkap tabir pelanggaran berat ini," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Harus Tingkatkan...
OJK Harus Tingkatkan Regulasi untuk Menangani Kasus Gagal Bayar Asuransi Jiwa
Restrukturisasi Polis...
Restrukturisasi Polis Jiwasraya Ditarget Rampung Bulan Mei
Minta Dananya Cair,...
Minta Dananya Cair, Puluhan Nasabah Geruduk Kantor Jiwasraya
Mantan Dirut Jiwasraya...
Mantan Dirut Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Nasabah Engga Puas: Ingin Duit Kembali
Pengembalian Dana Nasabah...
Pengembalian Dana Nasabah Jiwasraya Jadi Beban Pemerintah Usai Mantan Bos Ditahan
Mencari Opsi Ideal Menyelamatkan...
Mencari Opsi Ideal Menyelamatkan Dana Nasabah Jiwasraya
Berita Terkini
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
13 menit yang lalu
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
2 jam yang lalu
10 Rute Penerbangan...
10 Rute Penerbangan Internasional Tersibuk di Dunia, Jakarta-Singapura Masuk Daftar
2 jam yang lalu
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
11 jam yang lalu
Membaca Pola Pelemahan...
Membaca Pola Pelemahan Rupiah, DEN Prediksi Kurs Melandai pada Juli 2026
12 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
12 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved