Sri Mulyani Geram Ratusan Triliun Mengendap di Rekening Daerah

Selasa, 14 Januari 2020 - 19:15 WIB
Sri Mulyani Geram Ratusan...
Sri Mulyani Geram Ratusan Triliun Mengendap di Rekening Daerah
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati kembali mengeluhkan uang negara yang hanya mengendap di rekening kas umum daerah. Pasalnya tercatat sampai dengan November 2019, terpantau uang yang hanya mengendap di rekening daerah mencapai Rp186 triliun. Bahkan pada bulan-bulan sebelumnya, dikatakan hingga mencapai Rp220 triliun.

"Bulan-bulan sebelumnya sampai Rp220 triliun. Padahal setiap rupiah yang bisa dibelanjakan itu bisa untuk meningkatkan kualitas daerah," kata Menkeu Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komite 4 DPD RI di Kompleks DPR RI, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Namun Menkeu tidak secara spesifik menyebutkan daerah-daerah mana saja yang menumpuk dananya di rekening. Namun ditegaskan Menkeuy, kondisi tersebut mayoritas berada di daerah-daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam. "Jadi di satu sisi kami rajin transfer sampai sana pindah akun bank saja, enggak terpakai. Ini jadi pemikiran kita," tegas dia.

Sri Mulyani menjelaskan, hingga akhir 2019, realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) telah mencapai Rp 811,3 triliun atau telah mencapai 98,1% dari target yang dicantumkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2019 sebesar Rp826,8 triliun. Namun lanjut dia, besaran dana tersebut masih mandek di rekening kas umum daerah mencapai Rp230 triliun dan belum dimanfaatkan sama sekali untuk program-program pembangunan daerah.

Ia pernah mengungkapkan juga bahwa alokasi anggaran yang diperuntukkan bagi daerah atau desa, dalam bentuk Transfer ke Daerah dan Dana Desa, seringkali berhenti pada rekening kas umum daerah. Alokasi anggaran tersebut belum dimanfaatkan dan masih menumpuk hingga saat ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sah, Laporan Pertanggungjawaban...
Sah, Laporan Pertanggungjawaban APBN 2019 Disetujui Banggar DPR
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif
Ini Kerangka Rancangan...
Ini Kerangka Rancangan APBN 2021
Pendapatan Negara Minus...
Pendapatan Negara Minus 12,4% Terbebani Guyuran Insentif
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara Bulan April Baru Mencapai Rp624 Triliun
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
3 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
4 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
6 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
10 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved