Sri Mulyani Ingin Anggaran DAU Disesuaikan dengan Realisasi Penerimaan

Selasa, 14 Januari 2020 - 21:38 WIB
Sri Mulyani Ingin Anggaran...
Sri Mulyani Ingin Anggaran DAU Disesuaikan dengan Realisasi Penerimaan
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menginginkan, agar anggaran pos belanja Dana Alokasi Umum (DAU) tidak lagi ditetapkan final seperti tahun kemarin. Menurutnya kebijakan tersebut harus berubah sesuai dengan realisasi penerimaan yang didapat pemerintah.

"Karena kalau kita lihat pada 2019, Dana Alokasi Umum (DAU) yang harus digelontorkan sebesar Rp 417,9 triliun. Angka tersebut sudah tidak bisa diubah lagi. Padahal, dari sisi penerimaan pajak yang ditargetkan Rp1.577,6 triliun, hanya bisa terealisasi Rp 1.332,1 triliun. Dengan kondisi tersebut, kata dia, transfer ke daerah seharusnya juga turun," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Kondisi tersebut terang dia, membuat keuangan negara banyak mengalami risiko di sektor keuangan karena akan menjadi beban Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dia mencontohkan kinerja penerimaan pajak tahun lalu yang mengalami shortfall. Risiko fiskal tersebut praktis hanya ditanggung oleh pemerintah pusat dan tidak berdampak kepada kondisi fiskal daerah.

"Daerah tetap tenang saja, DAU final. Ini hal yang perlu kita betul-betul perhatikan ke depannya. Kalau kapasitas daerah semakin baik maka Republik ini kita jaga bersama-sama. Walau begitu, kami sebagai bendahara negara tetap melaksanakan tugas. Namun, ini makin banyak risiko," jelasnya.

Seperti diketahui, dalam APBN 2020, alokasi Transfer Daerah dan Dana Desa (TKDD) mencapai Rp784,9 triliun. DAU memakan porsi paling besar senilai Rp427,1 triliun. Komponen TKDD lainnya adalah Dana Bagi Hasil (DBH) (Rp117,6 triliun), Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik (Rp72,2 triliun), DAK non-Fisik (Rp130, 3 triliun), Dana Insentif Daerah (Rp15 triliun), serta Dana Otsus dan Keistimewaan DIY (Rp22,7 triliun).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sah, Laporan Pertanggungjawaban...
Sah, Laporan Pertanggungjawaban APBN 2019 Disetujui Banggar DPR
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Ini Kerangka Rancangan...
Ini Kerangka Rancangan APBN 2021
APBN 2020 Direvisi,...
APBN 2020 Direvisi, Belanja Kementerian dan Lembaga Dipotong Rp50 Triliun
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Daerah Kantongi Tambahan Dana Insentif
Realisasi APBN Semester...
Realisasi APBN Semester I/2020, Sri Mulyani: Memburuk Sepanjang Tahun
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
2 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
3 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
5 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
7 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
8 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved