Asosiasi Petani Tembakau: Industri Rokok Elektrik Bisa Bantu Petani

Kamis, 16 Januari 2020 - 15:15 WIB
Asosiasi Petani Tembakau:...
Asosiasi Petani Tembakau: Industri Rokok Elektrik Bisa Bantu Petani
A A A
JAKARTA - Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) menilai hadirnya industri rokok elektrik di Indonesia membuka peluang tumbuhnya serapan hasil panen tembakau petani di dalam negeri. Pasalnya, cairan yang digunakan pada rokok elektrik menggunakan ekstrak nikotin yang berasal dari tembakau.

"Kalau industri rokok elektrik dikembangkan di Indonesia itu juga berpotensi menyerap tanaman tembakau lokal," ungkap Ketua APTI Soeseno dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/1/2020).

Tak hanya itu, Soeseno menambahkan, nikotin cair yang termasuk dalam kategori Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) ini juga memiliki potensi ekspor. Karena itu, ia mengatakan bahwa petani tembakau di Indonesia terbuka dengan kemitraan intensif dalam pemanfaatan tembakau untuk rokok elektrik. Terlebih jika petani diberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas tembakau.

"Kemitraan dengan produsen rokok elektrik akan saling menguntungkan. Untuk itu, perlu dukungan pemerintah lewat regulasi yang tepat. Pemerintah sebaiknya lebih peduli dan serius terhadap pertanian tembakau agar hasil panen lebih menguntungkan," ujar Soeseno.

Hal senada sebelumnya diungkapkan Ketua Bidang Produksi Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Eko Prio HC. Menurutnya, nikotin cair hasil ektraksi tidak hanya untuk pasar lokal saja, tapi juga berpotensi untuk di ekspor.

"Potensi ekspor cairan nikotin terbuka lebar. Jika terus dikembangkan dan didukung pemerintah, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi salah satu pemasok cairan nikotin dunia. Apalagi, berdasarkan data Food and Agriculture Organization (FAO), Indonesia merupakan produsen tembakau terbesar nomor enam di dunia," kata Eko.

Eko mengatakan, China dan India yang merupakan produsen terbesar cairan nikotin di dunia saat ini juga mengolah nikotin cair yang berasal dari tembakau lokal. Di negara-negara tersebut, penggunaan nikotin cair hasil ekstraksi tembakau lokal juga terbukti membantu menopang penyerapan tembakau petani.

Karena itu, Eko mengaku terus mencari cara untuk menggunakan cairan nikotin hasil ekstraksi tembakau lokal mulai tahun ini. "Kami berharap, nikotin cair yang berasal dari ekstraksi tembakau lokal ini ke depan bisa meningkat dan bersaing dengan produk nikotin cair yang selama ini impor dari China dan India," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Produk Tembakau Dipanaskan,...
Produk Tembakau Dipanaskan, IQOS Dapat Izin Edar di AS
Rokok Tembakau vs Rokok...
Rokok Tembakau vs Rokok Elektrik, Lebih Irit Mana?
Ini Sejumlah Hal Menarik...
Ini Sejumlah Hal Menarik dari Produk Tembakau Alternatif
Tembakau Alternatif...
Tembakau Alternatif Dinilai Terapkan Konsep Pengurangan Bahaya
Kenaikan Cukai Rokok...
Kenaikan Cukai Rokok Dinilai Rugikan Petani Tembakau
Terapkan Sistem Pemanasan,...
Terapkan Sistem Pemanasan, Tembakau Alternatif Diklaim Lebih Rendah Risiko
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
26 menit yang lalu
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
41 menit yang lalu
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
1 jam yang lalu
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
1 jam yang lalu
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
11 jam yang lalu
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
11 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved