Analis: Kinerja Positif, Saham LPKR Layak Dikoleksi

Rabu, 05 Februari 2020 - 12:34 WIB
Analis: Kinerja Positif,...
Analis: Kinerja Positif, Saham LPKR Layak Dikoleksi
A A A
JAKARTA - Sektor properti diprediksi akan tetap cerah sejalan dengan tren penurunan suku bunga. Terlebih, tren suku bunga juga diproyeksi bakal kembali melandai pada tahun ini.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai, faktor pendorong bagi saham properti salah satunya kebijakan moneter dari pemerintah. "Kita berharap penurunan suku bunga acuan kembali terjadi. Sehingga dengan adanya kelonggaran moneter, ini bisa jadi jadi katalis positif. Pendorong lain, developer juga cenderung mengandalkan recuring income, ini akan tetap jadi andalan," ungkap Nafan Aji.

Menurut Nafan, saat ini dari sisi aset, hampir semua pengembang, termasuk PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengalami kenaikan. LPKR mampu meningkatkan aset karena menerapkan sejumlah inovasi di berbagai produk properti, sekaligus juga tetap komitmen melanjutkan setiap proyek, termasuk Meikarta.

"Saya pikir emiten properti mampu meningkatkan aset, karena kan mereka juga gencar melakukan inovasi. LPKR melanjutkan Meikarta, demi meningkatkan loyalitas konsumen," ujar Nafan.

Sehingga, dalam jangka panjang, LPKR juga memiliki potensi bisnis yang cerah. Dari sisi teknikal fundamental juga kuat. Meski dari sisi trading jangka pendek, menurut Nafan, kurang likuid. Namun, jika ingin mengoleksi untuk jangka panjang, untuk investasi, saham LPKR tetap layak.

"Untuk investasi panjang tidak masalah. Apalagi jika kebijakan pemerintah pro pasar properti, tentu positif untuk emiten properti, sehingga meski ada ketidakpatian global dengan penerapan kebijakan pro pasar, prospek sektor properti akan tetap positif," ujar Nafan.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menambahkan, LPKR memiliki fundamental dan aset perusahaan sangat kuat, dibanding dengan saham-saham properti lain. Kinerja bisnis juga solid. Harga saham saat ini berada di P/Sales ratio 0,61x dan memiliki free float 52,95% sehingga cukup murah dan likuid.

Menurut data BEI, Lippo Karawaci merupakan salah satu perusahaan properti terbesar yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan total aset USD4 miliar per September 2019 dan kapitalisasi pasar USD1,2 miliar per 31 Oktober 2019.
Selain mengembangkan enam proyek properti yang sedang berjalan, perseroan mengelola 51 mal dengan gross floor area 3,4 juta m2, serta jaringan 36 RS yang difasilitasi 3.666 unit tempat tidur.

Lippo Karawaci memiliki cadangan lahan (landbank) yang terdiversifikasi dengan izin pengembangan lebih dari 8.000 ha. Lahan seluas 1.461 ha yang tersebar di Indonesia menyediakan keperluan pengembangan di kemudian hari untuk jangka waktu lebih dari 15 tahun.

Dengan fundamental yang kuat, Lanjar optimis bahwa bisnis LPKR ke depan akan tetap cerah. "Sektor properti akan tetap tumbuh, didukung kebijakan pemerintah juga kebijakan suku bunga yang relatif rendah. Ini memberi sentimen positif. Emiten properti seperti LPKR bisa meraup untung," ujarnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Properti Bangkit...
Industri Properti Bangkit Rumah Tapak di Tangerang Jadi Incaran
Banjir Insentif, Industri...
Banjir Insentif, Industri Properti Berpeluang Melesat
Properti LPKR Didukung...
Properti LPKR Didukung Infrastruktur dan Fitur Paling Lengkap
Sektor Properti Pulih,...
Sektor Properti Pulih, Pra Penjualan LPKR Tembus Rp2,67 Triliun
Pertumbuhan Penjualan...
Pertumbuhan Penjualan Properti LPKR Diprediksi Berlanjut pada Semester II/2021
LPKR Jeli Menggarap...
LPKR Jeli Menggarap Pasar Properti Kelas Menengah
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
26 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
31 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
31 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved