Banyak Komisaris Bank Dirombak, Ekonom: Hati-hati, Bisa Buat Gejolak Pasar
Rabu, 19 Februari 2020 - 10:38 WIB
Banyak Komisaris Bank Dirombak, Ekonom: Hati-hati, Bisa Buat Gejolak Pasar
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus melakukan perombakan pada perusahaan pelat merah. Di antaranya pada BUMN perbankan, di mana pada RUPS BRI baru-baru ini pemerintah merombak jajaran komisaris dan salah satu direksinya.
Ekonom UI Toto Pranoto mengatakan, perubahan di industri keuangan yang sangat sarat peraturan (highly regulated) perlu ekstra hati-hati. Pasalnya, perubahan yang terjadi mungkin menimbulkan gejolak di pasar.
"Reason perubahan harus sangat kuat sehingga tidak menimbulkan gejolak di pasar. Apalagi bank BUMN yang public listed company," ujar Toto saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (19/2/2020).
Dia melanjutkan, alasan kuat dalam merombak perbankan adalah menambah kompetensi manajerial sehingga fungsi pengawasan menjadi lebih baik. Atau, menambah kompetensi di jajaran direksi (BOD). "Kalau ada kesan publik seperti ini mestinya bisa jadi sinyal bagus buat pemegang saham atau investor," jelasnya.
Ekonom UI Toto Pranoto mengatakan, perubahan di industri keuangan yang sangat sarat peraturan (highly regulated) perlu ekstra hati-hati. Pasalnya, perubahan yang terjadi mungkin menimbulkan gejolak di pasar.
"Reason perubahan harus sangat kuat sehingga tidak menimbulkan gejolak di pasar. Apalagi bank BUMN yang public listed company," ujar Toto saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (19/2/2020).
Dia melanjutkan, alasan kuat dalam merombak perbankan adalah menambah kompetensi manajerial sehingga fungsi pengawasan menjadi lebih baik. Atau, menambah kompetensi di jajaran direksi (BOD). "Kalau ada kesan publik seperti ini mestinya bisa jadi sinyal bagus buat pemegang saham atau investor," jelasnya.
(fjo)
Lihat Juga :