Relokasi Sutet hingga Sungai Buat Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jum'at, 21 Februari 2020 - 15:52 WIB
Relokasi Sutet hingga...
Relokasi Sutet hingga Sungai Buat Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung
A A A
JAKARTA - PT Kereta Cepat Indonesia-Cina (KCIC) terus mendorong proses pembebasan lahan untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan target rampung 100% minggu depan. Pekerjaan rumah KCIC selanjutnya terkait dengan relokasi beberapa objek di sekitar lokasi proyek, mulai dari saluran udara tegangan ekstra tinggi alias tower Sutet hingga sungai.

"PR (pekerjaan rumah) kami ke depan adalah relokasi. Misalnya, relokasi sutet itu ada 32 crossing, saat ini yang kita kerjakan baru 20," ujar Direktur Utama KCIC Chandra Dwiputra di kantor Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat (21/2/2020).

(Baca Juga: Pembebasan Lahan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tersisa Satu Bidang )

Tak hanya sutet, KCIC juga akan merelokasi tower saluran listrik tegangan menengah, jalan, pipa milik Pertamina dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), hingga sungai. Sambung Chandra mengungkapkan, totalnya ada 460 titik yang harus direlokasi dan tersebar dari Jakarta hingga Bandung.

Oleh sebab itu terang dia, proses relokasi ini bakal melibatkan banyak pihak seperti dinas pemerintah kota dan provinsi setempat, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PDAM, hingga pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Chandra, relokasi harus diselesaikan sebelum konstruksi prasarana dimulai. Meski demikian, diakuinya proses relokasi tak bisa dilakukan secara sekaligus sebab perusahaan perlu mencari lahan pengganti. "Seperti tower, itu pindah dari titik sini ke titik lain. Pemilik lahan baru kan ada proses b to b (business to business), enggak bisa dengan undang-undang," katanya.

Sekedar diketahui, kereta cepat Jakarta-Bandung memilki panjang 143 kilometer (km) dengan kecepatan 350 km per jam, sehingga akan mempersingkat waktu tempuh Jakarta-Bandung menjadi sekitar 40 menit. Kereta ini juga akan dilengkapi empat stasiun, yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini dan Stasiun Tegalluar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tuai Kontroversi, Ini...
Tuai Kontroversi, Ini 5 Fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Catat! Harga Tiket Kereta...
Catat! Harga Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dijual Rp125-Rp250 Ribu di 3 Tahun Awal
Kereta Cepat Jalani...
Kereta Cepat Jalani Tes November 2022, KCIC: Kado Spesial HUT Kemerdekaan ke-77
Kereta Cepat Jakarta-Bandung:...
Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Cermin Hubungan Diplomatik, Perdagangan, dan Perindustrian
Update Terbaru Kereta...
Update Terbaru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Bisa Dipakai Akhir 2022
Mengulik Spesifikasi...
Mengulik Spesifikasi dan Teknologi Canggih Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Berita Terkini
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
48 menit yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
1 jam yang lalu
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
1 jam yang lalu
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
2 jam yang lalu
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
3 jam yang lalu
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
4 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved