Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh di Bawah 5% Akibat Corona

Senin, 24 Februari 2020 - 19:09 WIB
Ekonomi Indonesia Bisa...
Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh di Bawah 5% Akibat Corona
A A A
JAKARTA - Direktur Riset CORE Indonesia Pitter Abdullah menilai, wabah corona bisa menggerus perekonomian Indonesia secara signifikan. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 berpotensi menurun hingga di bawah 5% apabila wabah corona tidak bisa ditanggulangi dengan cepat.

"Solusi untuk menahan penurunan pertumbuhan ekonomi adalah dengan mengoptimalkan pasar domestik khususnya dengan mendorong konsumsi dan investasi," kata Piter saat dihubungi di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Piter melanjutkan, yang menjadi masalah adalah kebijakan pemerintah sejauh ini baru sebatas mendorong investasi, antara lain dengan kebijakan omnibus law. Sedangkan kebijakan yang benar benar ditujukan untuk mendorong konsumsi belum Ada. "Yang Ada justru kebijakan yang bisa menekan daya beli yang ujungnya akan memperlambat pertumbuhan konsumsi," tukasnya.

Adapun terkait neraca perdagangan, menurut Piter memang sebaiknya harus surplus agar bisa mengurangi defisit transaksi berjalan. Namun, kata dia, kalau sekarang ini terpaksa defisit bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan sepanjang defisit tersebut masih bisa ditutup oleh surplus neraca modal yaitu dengan masuknya investasi asing. "Dan itu yang sedang diusahakan pemerintah melalui omnibus law," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva memproyeksikan pertumbuhan global akan sedikit lebih rendah sekitar 0,1 poin persentase dari prakiraan IMF pada Januari. Sebagai catatan, pada Januari IMF memproyeksikan pertumbuhan global akan menguat dari 2,9% pada tahun lalu menjadi 3,3% pada tahun ini. Adapun China sebagai pusat wabah corona pada tahun ini diproyeksikan tumbuh 5,6% atau lebih rendah 0,4 poin persentase dari proyeksi pada bulan Januari.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Joss, Indonesia Bikin...
Joss, Indonesia Bikin Amerika dan China Tak Berkutik
China dan India Jadi...
China dan India Jadi Penopang Pertumbuhan Ekspor Indonesia
Dampak Pandemi Corona,...
Dampak Pandemi Corona, Australia Resmi Resesi
Jangan Salah! Neraca...
Jangan Salah! Neraca Dagang Surplus, Bukan Berarti Ekonomi Melejit
Dampak Pandemi Corona,...
Dampak Pandemi Corona, Waspadai Neraca Dagang Semester II
Pembukaan Bursa, Jokowi...
Pembukaan Bursa, Jokowi Sebut Neraca Perdagangan Surplus Berkat Hilirisasi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
31 menit yang lalu
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
1 jam yang lalu
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
1 jam yang lalu
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
1 jam yang lalu
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
1 jam yang lalu
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved