DPR Minta Penurunan Harga Gas Tidak Diberikan untuk Industri Asing

Rabu, 26 Februari 2020 - 10:38 WIB
DPR Minta Penurunan...
DPR Minta Penurunan Harga Gas Tidak Diberikan untuk Industri Asing
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta supaya penurunan harga gas industri sebesar USD6 per MMBTU diperuntukan bagi industri dalam negeri bukan industri asing. Hal itu supaya penurunan harga gas industri berdampak pada kemajuan industri nasional.

"Saya menekankan supaya penerima insentif dari turunnya harga gas ini benar-benar untuk industri dalam negeri bukan modal asing. Tujuannya supaya jelas yakni, memajukan industri nasional," ujar Anggota Komisi VI DPR, Evita Nursanty, di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Menurut dia, penurunan harga gas industri sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tersebut harus dilakukan secara selektif. Tujuannya supaya industri penerima insentif tersebut tepat sasaran.

"Saya kira harus hati-hati dalam menetapkan industri penerima penurunan harga gas. Pertimbangan besarnya harus mampu memajukan industri nasional," kata dia.

Anggota Komisi XI DPR, Ramson Siagian, menambahkan penurunan harga gas juga harus dibarengi dengan penurunan harga dari sektor industri yang menerina insentif. Dengan penurunan harga tersebut maka akan lebih terjangkau dipasaran dan menciptakan daya saing.

"Kalau harga industrinya turun maka akan lebih kompetitif. Disamping itu lebih terjangkau dipasaran," kata dia.

Tidak hanya itu, Ramson juga menyoroti penurunan harga gas yang diambil dari komponen pengurangan pajak di hulu. Menurutnya kondisi tersebut akan berdampak pada turunnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Untuk mengantisipasi itu, kata dia, perlu peningkatan pajak dari sektor lain.

"Jadi saya pikir pengurangan government tax di hulu dengan sistem cost recovery maka otomatis akan mengurangi PNBP migas di APBN 2020. Untuk itu harus mencari peningkatan dari sektor lain," kata dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Subsidi Gas Industri...
Subsidi Gas Industri Perlu Dikaji Ulang, Ini Alasannya
Blok Masela Jadi Solusi,...
Blok Masela Jadi Solusi, Purbaya Dorong Gas Murah buat Industri
Pelaku Sektor Migas...
Pelaku Sektor Migas Harus Saling Jaga Kelangsungan Bisnis
Hambat BUMN, Permen...
Hambat BUMN, Permen Terkait Harga Gas Industri Tertentu Perlu Dievaluasi
Pemerintah Didorong...
Pemerintah Didorong Evaluasi Harga Gas Bumi
Waduh, Harga Gas Murah...
Waduh, Harga Gas Murah Belum Dinikmati Industri Oleokimia
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
7 menit yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
38 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Infografis
Rektor UII Minta Gelar...
Rektor UII Minta Gelar Profesornya Tidak Ditulis Selain di Ijazah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved