Kemendag Dorong Perluasan Ekspor ke Negara Non Tradisional

Rabu, 04 Maret 2020 - 18:48 WIB
Kemendag Dorong Perluasan...
Kemendag Dorong Perluasan Ekspor ke Negara Non Tradisional
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong perluasan ekspor ke negara-negara yang selama ini belum dijajaki. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, upaya ekspansi ekspor terus dilakukan untuk meningkatkan neraca perdagangan agar surplus di tengah interdependensi yang semakin menguat dan adanya dampak dari virus corona.

"Kita harus tetap ekspansi, melakukan terobosan-terobosan, meningkatkan ekspor terutama ke negara yang selama ini belum dijajaki, negara-negara non-tradisional seperti Afrika dan Amerika Latin," ujarnya pada Rapat Kerja Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Menurut Jerry, pihaknya akan melakukan kunjungan ke salah satu negara di Afrika pada bulan depan untuk memfinalisasi perjanjian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

"Salah satu negara Afrika seperti Tunisia. Bagaimana kita menjajaki pasar-pasar yang memang selama ini mungkin belum dijajaki. Itu potensi buat kita," ungkapnya.

Dia melanjutkan, selain Tunisia, pemerintah juga menjajaki pasar negara lain seperti Turki. Rencananya, pada September tahun ini akan direalisasikan. "Kami bersepakat merealisasikan perjanjian dagang ini, kalau tidak bulan September-Oktober, dalam waktu dekat ini," tuturnya.

Jerry melanjutkan, pihaknya juga menjajaki salah satu negara Amerika Latin seperti Paraguay dan Guatemala. "Chili sudah selesai. Kita coba ke Paraguay, lalu Guatemala, dan beberapa negara lain. Ada negara-negara Asia Selatan, contohnya Pakistan, Srilanka, ini yang sedang kita jajaki," jelasnya.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, Kemendag telah menyusun beberapa strategi peningkatan kinerja perdagangan sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Pertama, akselerasi peningkatan ekspor, meliputi penjagaan neraca perdagangan dengan mendorong ekspor. Kedua, penguatan pasar dalam negeri khususnya perdagangan dalam negeri.

"Kemendag harus mampu menjaga neraca perdagangan dengan mendorong ekspor, salah satunya dengan menjaga pasar ekspor yang sudah ada, seperti ke Amerika Serikat (AS), China, dan Australia, serta harus bisa mengembangkan ekspor ke pasar-pasar potensial lainnya, seperti Afrika Selatan, Nigeria, Chili, dan Myanmar," jelasnya.
(ind)
Berita Terkait
Di Tengah Pandemi Corona,...
Di Tengah Pandemi Corona, Neraca Perdagangan Sumsel Surplus
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Neraca Perdagangan Indonesia...
Neraca Perdagangan Indonesia 2020 Diprediksi Surplus, Tembus USD20 M
Sertifikasi Bikin Seret...
Sertifikasi Bikin Seret Ekspor, Kemendag Lakukan Lobi-lobi
Jokowi Bisa Belajar...
Jokowi Bisa Belajar dari Era Soeharto Saat RI Hampir Bangkrut, Ekspor Melesat
Ekspor Nasional Harus...
Ekspor Nasional Harus Nontradisional, Biar Kecil yang Penting Jadi Raja
Berita Terkini
PLN IP Kerahkan Ribuan...
PLN IP Kerahkan Ribuan Petugas Penuhi Kebutuhan Listrik Lebaran
5 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Impor 32% ke Indonesia, Ini yang Dilakukan BI
6 jam yang lalu
China Balas Tarif Impor...
China Balas Tarif Impor 34% Semua Barang dari AS, Trump: Mereka Panik!
7 jam yang lalu
Indonesia Jadi Korban...
Indonesia Jadi Korban Perang Dagang Trump, Kenyataan Pahit Ancam Ekonomi RI
8 jam yang lalu
Inspiratif! Desa BRILiaN...
Inspiratif! Desa BRILiaN di Klaten Bagi-bagi THR dan Sediakan Jaminan Sosial untuk Warganya
8 jam yang lalu
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Rekrutmen, KAI Services Gandeng 12 Lembaga Pendidikan
10 jam yang lalu
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved