Sri Mulyani: Insentif Tahap II Perangi Dampak Corona Tengah Digodok Pemerintah

Kamis, 05 Maret 2020 - 13:40 WIB
Sri Mulyani: Insentif...
Sri Mulyani: Insentif Tahap II Perangi Dampak Corona Tengah Digodok Pemerintah
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menerangkan, pemerintah saat ini sedang memformulasikan stimulus fiskal tahap kedua untuk mengurangi dampak virus corona terhadap ekonomi RI. Namun Ia belum bisa memastikan kapan dan untuk sektor apa saja, insentif itu akan dikeluarkan nantinya.

"Memang sedang kita formulasikan nanti arahnya. Jenisnya apa saja dan ditunjukan untuk sektor apa dan mekanismenya," ujar Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Mantan Direktur Bank Dunia itu juga enggan menyebutkan berapa jumlah anggaran yang akan digelontorkan nantinya. Dirinya hanya memastikan, pemerintah akan mengeluarkan insentif kedua yang saat ini sedang dalam pembahasan. "Nanti kalau sudah diumumkan kita sampaikan. Pokoknya nanti kita kalau sudah selesai kita sampaikan," papar Menkeu.

(Baca Juga: Jokowi Peringatkan Corona Bikin Supply, Demand hingga Produksi Rusak Semua )

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto siap menggelontorkan dana lebih dari Rp10 triliun untuk kebijakan stimulus ekonomi yang disiapkan guna mengatasi pelambatan akibat dampak wabah virus corona yang kini sudah menjangkiti Indonesia. Airlangga menyebut salah satu stimulus fiskal yang dimaksudkan adalah mempermudah impor bahan baku.

"Ya kan semua terkait fiskal, contoh tourism fiscal dan kita akan membuat paket yang mempunyai dampak ke kebijakan fiskal tersebut. Jadi kami sedang mempersiapkan stimulus kedua. Itu yang terdiri dari ekspor dan impor, terutama kemudahan perizinan, ditambah juga kemudahan ekspor, integrasi dari sistem perdagangan, perhubungan, dan bea cukai agar dokumentasi ekspor itu lebih standar (sederhana)," kata Airlangga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Hadapi Skenario...
Strategi Hadapi Skenario Terburuk Dampak Covid-19 ke Ekonomi RI
Ekonomi Terkikis Corona,...
Ekonomi Terkikis Corona, Defisit APBN Kian Lebar ke Level 6,34%
Pendapatan Negara Minus...
Pendapatan Negara Minus 12,4% Terbebani Guyuran Insentif
Kemendagri dan Kemenkeu...
Kemendagri dan Kemenkeu Beri Penghargaan Insentif Fiskal kepada 50 Daerah
Kemenkeu Rampungkan...
Kemenkeu Rampungkan Revisi APBN 2020 dalam Dua Minggu
389 Ribu Wajib Pajak...
389 Ribu Wajib Pajak Ajukan Insentif Fiskal Covid-19
Berita Terkini
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
26 menit yang lalu
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
47 menit yang lalu
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
2 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
3 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
Timnas AMIN Ingin Hadirkan...
Timnas AMIN Ingin Hadirkan Sri Mulyani dan Tri Rismaharini di MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved