Program Tol Laut Diperbanyak Menjadi 26 Trayek

Jum'at, 06 Maret 2020 - 04:29 WIB
Program Tol Laut Diperbanyak...
Program Tol Laut Diperbanyak Menjadi 26 Trayek
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengakui jika kontribusi transportasi laut pada ekonomi masih sangat rendah. Meskipun dalam lima tahun belakangan, pemerintah sudah menjalankan program tol laut.

Untuk mendorong agar program tol laut bisa berjalan lebih optimal, pemerintah akan memperbanyak jumlah trayek tol laut. "Pemerintah akan menambah trayek tol laut menjadi 26 trayek," kata Luhut di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Luhut mengatakan penambahan ini seiring kekesalan Presiden Joko Widodo, mengenai program tol laut yang berjalan kurang efektif. Padahal program tol laut ini dilakukan untuk menciptakan keadilan dan pemerataan.

Karena tujuan dari program tol laut ini adalah untuk memangkas biaya logisitik yang masih mahal, khususnya untuk pengiriman menuju wilayah Indonesia bagian timur.

"Soalmya masih ditemukan laporan bahawa ongkos logistik masih mahal. Untuk itu, Presiden (Jokowi) ingin melihat keadilan," terangnya.

Selain itu, untuk meningkatkan kontribusi dari tol laut terhadap ekonomi negara, pemerintah akan memaksimalkan kapal-kapal berukuran semi kecil di wilayah timur agar bisa mendapatkan fasilitas tol laut. Dirinya mengaku optimis jika dengan cara ini, kontribusi program tol laut bisa meningkat meskipun jika dilihat secara angka masih sangat kecil.

"Kita sekarang ingin kapal-kapal semi kecil ditingkatkan ke daerah terpencil, dan sebanyak mungkin. Tentu tidak semuanya bisa dicapai. Tapi akan bertambah," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
6 Tahun Berjalan, Luhut...
6 Tahun Berjalan, Luhut Sebut Kekurangan dari Program Tol Laut
Arahan Luhut Soal Menghidupkan...
Arahan Luhut Soal Menghidupkan Tol Laut, Kerahkan Anak Buah untuk Mengawal
KSAL Sematkan Brevet...
KSAL Sematkan Brevet Kehormatan Hidro Oseanografi kepada Luhut Binsar Pandjaitan
Groundbreaking Tol Serang-Panimbang,...
Groundbreaking Tol Serang-Panimbang, Luhut Yakin Pariwisata Banten Kian Menggeliat
Menko Luhut Tercengang...
Menko Luhut Tercengang Tol Becakayu Mangkrak Sejak 96
Kerap Disebut Menteri...
Kerap Disebut Menteri Segala Urusan, Luhut: Ini Perintah Presiden
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
1 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
2 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
2 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
3 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved