Sumbang Lebih Rp1.100 Triliun ke Ekonomi, Kemenperin Genjot Industri Kreatif

Senin, 09 Maret 2020 - 23:08 WIB
Sumbang Lebih Rp1.100...
Sumbang Lebih Rp1.100 Triliun ke Ekonomi, Kemenperin Genjot Industri Kreatif
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) gencar menumbuhkan pelaku industri kreatif guna berperan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan menciptakan kesejahteraan masyarakat. Langkah strategis ini dijalankan melalui berbagai program dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

“Contohnya yang kami lakukan adalah berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin pada event Banjarmasin Sasirangan Festival 2020 untuk menggelar kegiatan creative talk,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (9/3/2020).

Menurut Dirjen IKMA, dalam diskusi kreatif tersebut, mayoritas dihadiri oleh perajin Sasirangan dari berbagai kalangan, termasuk generasi milenial. Peserta cukup antusias menyimak paparan dari para narasumber kompeten.

“Pemateri itu di antaranya Founder dan CEO Adorable Project, Fajar Nugraha, kemudian ada Project Manager Du Anyam, Davit Manalu, serta Founder dan CEO Tuhlabu Sasirangan, Emed,” sebutnya.

Ditjen IKMA Kemenperin juga mendatangkan tim Business Venturing and Development Institute (BVDI) Universitas Prasetiya Mulya. “Kami punya program Creative Business Incubator, yang bekerja sama dengan BVDI Prasetiya Mulya. Program ini dilaksanakan melalui tupoksi dari satuan kerja di bawah kami, yakni Bali Creative Industry Center (BCIC),” paparnya.

Gati menyampaikan, Founder Tuhlabu Sasirangan merupakan alumni tenantCreative Business Incubator BCIC tahun 2018-2019. Emed berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Juara I Lomba Desain dan Motif serta Pewarnaan Kain Sasirangan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2019.

Bagi yang berminat mengikuti program Creative Business Incubator BCIC, bisa mendaftar melalui tautan bit.ly/CBI-BCIC2020. Informasi lebih lanjut terkait program tersebut, juga bisa diperoleh melalui akun instagram @bcicofficial atau @ditjenikma.

Sambung Gati meyakini, melalui program tersebut, para pelaku industri kreatif pemula bidang kriya dan fesyen akan diberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan bisnisnya (scaling-up) agar bisa lebih berdaya saing, baik di kancah domestik maupun global. Hal ini sejalan dengan tekad pemerintah menciptakan wirausaha industri baru, khususnya sektor industri kecil dan menengah (IKM).

“Sebab, jumlah pengusaha muda ekonomi kreatif yang berusia di bawah 30 tahun masih sekitar 10,68% dari total pengusaha ekonomi kreatif yang mencapai 8,2 juta orang. Oleh karena itu, melalui momentum bonus demografi yang dinikmati Indonesia pada tahun 2030, di mana proporsi usia produktif akan mencapai lebih dari 88 juta jiwa, menjadi peluang untuk menumbuhkan wirausaha muda,” ungkapnya.

Apalagi, ekonomi kreatif memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Capaian ini terlihat pada tahun 2016 yang menyumbang hingga Rp922,59 triliun, dan meningkat menjadi Rp1.102 triliun sepanjang tahun 2018. Artinya, dalam tiga tahun nilainya mampu melonjak 19,45%.

Adapun tiga subsektor industri kreatif yang memiliki kontribusi terbesar, yaitu industri kuliner (41,69%), industri fesyen (18,15%) dan industri kriya (15,70%). “Maka itu, salah satu tujuan kami menumbuhkan perajin kain khas Sasirangan di Banjarmasin, yang dalam beberapa tahun terakhir telah diarahkan oleh Pemerintah Kota untuk menggunakan bahan pewarna alam yang ramah lingkungan,” tutur Gati.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peruri bersama Kementerian...
Peruri bersama Kementerian Ekonomi Kreatif Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Kampanye Nasional, #SribuinAja
Mau Naik Kelas di Industri...
Mau Naik Kelas di Industri Kreatif, Pantau Ajang Kemenperin Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
1 jam yang lalu
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
1 jam yang lalu
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
2 jam yang lalu
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
2 jam yang lalu
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
3 jam yang lalu
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
4 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved