Antisipasi Dampak Corona, Pemerintah Genjot Infrastruktur

Selasa, 10 Maret 2020 - 00:04 WIB
Antisipasi Dampak Corona,...
Antisipasi Dampak Corona, Pemerintah Genjot Infrastruktur
A A A
JAKARTA - Perekonomian dunia tertekan akibat wabah virus corona (Covid-19) dan ini berdampak terhadap ekonomi Indonesia. Mengantisipasi dampak corona terhadap ekonomi, pemerintah terus memperbaiki ekonomi nasional salah satunya dengan pemanfaatan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) secara maksimal.

Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengatakan pemanfaatan APBN dapat memberi dukungan pada kegiatan ekonomi dan pendapatan masyarakat. Sejumlah stimulus fiskal diberikan melalui APBN dan pemerintah akan terus perkuat ke depannya.

"Satu jenis pengeluaran APBN yang jadi sangat penting untuk perekonomian yang sedang melambat ini ialah pembangunan infrastruktur. Ini suatu yang diperlukan, jadi bukan mengurangi infrastruktur. Kalau kegiatan ekonomi sedang melemah, salah satu cara yang dipakai untuk recharge ekonomi adalah bangun infrastruktur," ujar Suahasil di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (9/3/2020).

Untuk menggenjot infrastruktur dimana anggaran terbatas, Suahasil mengatakan pemerintah telah menyiapkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Maka itu KPBU menjadi penting. Lima tahun lalu, kita meyakinkan untuk melakukan KPBU, meski sulit. Jangankan Pemda, meyakinkan Kementerian dan Lembaga di pemerintah pusat saja cukup menantang. Karena, kalau K/L selama bertahun-tahun diajarkan kalau butuh proyek maka ditaruh di APBN," kata dia.

Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal ini menyebut KPBU adalah suatu hal yang menantang. Oleh karena itu, menurutnya pekerjaan rumah ini tidak hanya dititikberatkan di pemerintah daerah, melainkan juga untuk pemerintah pusat.

"Karena itu, apa yang telah dilakukan PT PII (Penjaminan Infrastruktur Indonesia) selama satu dekade terakhir lebih jadi sangat penting. PII tingkatkan kapasitas untuk pendampingan, untuk melakukan diskusi terus dengan seluruh pihak yang berpotensi jadi Penanggung Jawab Proyek Kerjasama untuk lakukan KPBU," ucap Suahasil.

"Kami terus berusaha cari sinergi antara anggaran yang ditransfer daerah dengan apa yang dikerjakan oleh Pemda. Kalau anggaran transfer, inginnya makin lama makin sinergi dengan anggaran Pempus lewat DIPA kementerian dan lembaga," ungkapnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rincian Tiga Skema Berbagi...
Rincian Tiga Skema Berbagi Beban Krisis Covid-19 Antara BI dan Pemerintah
Sri Mulyani: Mei Jadi...
Sri Mulyani: Mei Jadi Puncaknya Covid-19 di Indonesia
Ekonomi Terkikis Corona,...
Ekonomi Terkikis Corona, Defisit APBN Kian Lebar ke Level 6,34%
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan...
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Minus 0,45%
Sri Mulyani Sebut Covid-19...
Sri Mulyani Sebut Covid-19 Masih Menghantui Dinamika Ekonomi RI
Menkeu Sebut Kerugian...
Menkeu Sebut Kerugian Dunia Akibat Covid-19 Capai USD9 Triliun
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
7 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
7 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
8 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
8 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
9 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
9 jam yang lalu
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved