alexametrics

Emerald Land Gandeng Indocement Garap Rumah Pracetak

loading...
A+ A-
JAKARTA - Pengembang properti PT Emerald Land Development, menggandeng anak usaha PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk, produsen Semen Tigaroda untuk membangun rumah pracetak.

Emerald Land sebelumnya telah menggelar groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan kawasan mixed use development seluas 50 hektare, di Karawang Barat, Jawa Barat.

Kawasan ini akan mengintegrasikan landed house Klaster Emerald Park, apartemen, sentra perbelanjaan, perkantoran, sarana pendidikan, dan rumah sakit ini dilakukan secara bertahap. Pertama, menghadirkan kawasan hunian tapak seluas 13 hektare yang dilengkapi fasilitas olah raga serta taman tematik cukup luas.



“Ini membuktikan bahwa kami tidak asal menebar janji tapi juga memberi bukti nyata kepada konsumen. Kami berharap dengan groundbreaking ini maka unit-unit hunian bisa ter-delivery kepada pembeli paling lambat delapan bulan setelah akad kredit,” kata Direktur Utama Emerald Land Development Dodi Pramono di Jakarta, Rabu (11/4/2020).

Dalam merealisasikan pembangunan hunian pada Emerald Neopolis, pengembang Emerald Land Development menggandeng PT Tigaroda Rumah Sejahtera (TRUST) – anak perusahaan dari PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk, produsen Semen Tigaroda.

Selain menghadirkan konsep pembangunan rumah pracetak, perusahaan ini juga menjamin penggunaan bahan bekualitas tinggi serta proses pembangunan yang lebih cepat.

Menurut Dodi, sebenarnya total biaya pengerjaan struktur hunian dengan konsep rumah pracetak terbilang mahal namun secara kualitas serta masa usang bangunan jauh lebih bagus dan tahan lama dibanding konvensional. Perbedaan biaya pembangunan per meter persegi juga jauh lebih tinggi. “Tapi pengerjaanya lebih cepat, untuk menyelesaikan satu unit rumah hanya membutuhkan waktu dua bulan,” imbuhnya.

Technical Support Manager Tigaroda Rumah Sejahtera Rahmat Jatmiko menambahkan, konsep rumah pracetak memiliki banyak keunggulan antara lain pondasi setempat beton bertulang dihubungkan dengan sloof dan kolom beton pracetak sehingga merupakan kesatuan bangunan yang tahan terhadap guncangan.

“Design RAPI (Rumah Pracetak Indocement) telah mendapatkan rekomendasi teknis dari pusat rekayasa industri dari Institute Teknologi Bandung (ITB) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) sebagai rumah tahan gempa,” kata Rahmat.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top