Pembangunan Pembangkit Listrik pun Terhambat Gara-gara Corona

Senin, 16 Maret 2020 - 15:19 WIB
Pembangunan Pembangkit...
Pembangunan Pembangkit Listrik pun Terhambat Gara-gara Corona
A A A
JAKARTA - Sejumlah proyek pembangunan pembangkit listrik diproyeksi bakal molor akibat merebaknya wabah corona di dunia. Pasalnya, pasokan bahan baku dan peralatan pembangkit listrik tersebut sebagian besar diimpor dari China.

"Itu sekarang lagi di data, tapi memang ujungnya akan menghambat pekerjaan. Namun kita maklum dengan kondisi seperti ini," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Menurutnya selain faktor pasokan barang impor, pembangunan pembangkit juga terhambat masalah impor teknologi dan tenaga kerja. Pasalnya, teknologi dan tenaga kerja sebagian didatangkan dari China, Korea Selatan dan Eropa. Kepulangan tenaga ahli tersebut ikut menghambat pekerjaan konstruksi sejumlah pembangkit yang direncanakan bakal beroperasi (Comercial Operation Date/COD) tahun ini.

"Tapi sekali lagi kita maklum karena kondisinya memang seperti ini. Jadi misalkan pemerintah menetapkan suatu pembangkit COD tahun ini kita juga enggak ngotot. Toh, kita juga tidak dalam kondisi krisis listrik," tegasnya.

Di samping itu, imbuhnya, perbankan sebagai pemberi pinjaman pembangunan pembangkit telah memberikan keringanan denda apabila terjadi keterlambatan target operasi. Adapun insentif dari perbankan tersebut dimungkinkan dalam kondisi tertentu.

"Pinjaman itu biasanya ada konsekuensi di dalam waktu penyelesaian. Ujungnya kan ada denda oleh perbankan. Nah itu ada sedikit ruang," kata dia.

Rida memproyeksikan keterlambatan masing-masing target operasi diperkirakan sekitar enam bulan. Adapun proyeksi tersebut dihitung apabila dampak corona tidak berlangsung lama hingga bertahun-tahun. "Mudah-mudahan ini hanya sementara tidak bertahun-tahun. Paling delay enam bulan," tuturnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gara-Gara Corona, Investasi...
Gara-Gara Corona, Investasi PLN di DKI Jakarta Turun Rp1 Triliun
Digoyang Corona, Investasi...
Digoyang Corona, Investasi Ketenagalistrikan Jeblok
Kurangi Emisi Karbon,...
Kurangi Emisi Karbon, APL Pasang Solar Panel 100,000 kWh di Medan
Ingin Dicap Ramah Lingkungan,...
Ingin Dicap Ramah Lingkungan, Ferrari Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
PLN Optimalkan Pemanfaatan...
PLN Optimalkan Pemanfaatan EBT untuk Pembangkit Tenaga Listrik
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
9 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
42 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Pembelian Token...
Jadwal Pembelian Token Listrik PLN Diskon 50 Persen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved