alexametrics

Darurat Corona Diperpanjang, Kadin Pastikan Pasokan Makanan-Minuman Cukup

loading...
A+ A-
JAKARTA - Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memastikan bahwa pasokan bahan baku serta makanan dan minuman (mamin) masih mencukupi hingga 2-3 bulan ke depan. Hal itu diungkapkan Kadin berkaitan dengan perpanjangan masa darurat bencana non-alam virus corona (Covid-19) dari 29 Februari sampai dengan 29 Mei 2020.

"Bahan makanan aman, cukup, kita sudah dengar tadi dari para industri makanan akan cukup sampai Lebaran. Ini kan kita sudah siapkan untuk puasa juga," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Sayangnya, lanjut Rosan, hal yang sama tidak terjadi untuk industri farmasi nasional. Dia mengatakan, industri farmasi masih terkendala mendapatkan bahan baku karena harus bersaing dengan negara lain di tengah merebaknya pandemi virus corona.



"Tadi juga disampaikan farmasi kan masih berebutan bahan baku dengan negara lain. Ini mesti kita cari solusinya sehingga tidak ada kendala di bidang farmasi. Ini kita sudah instruksikan agar bahan farmasi bisa dijaga," tandasnya.

Dia menambahkan, saat ini perusahaan farmasi mengalami kendala dari sisi keuangan karena biaya pengobatan dari rumah sakit yang menggunakan BPJS Kesehatan belum dibayarkan. Adapun dana yang belum dibayarkan mencapai Rp6 triliun.

"Jadi di satu sisi mereka berebut dengan negara lain terkait bahan baku, di satu sisi cashflow mereka juga terbatas karena belum cairnya dana dari BPJS," tuturnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top