Hadapi Corona, BRI Aktifkan Protokol Business Continuity Management

Minggu, 22 Maret 2020 - 15:55 WIB
Hadapi Corona, BRI Aktifkan...
Hadapi Corona, BRI Aktifkan Protokol Business Continuity Management
A A A
JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan masa tanggap darurat bencana Covid-19 hingga 29 Mei 2020. Sejalan dengan itu, pemerintah daerah juga telah mengambil sikap untuk menetapkan masa tanggap bencana, seperti Jakarta yang menetapkan tanggap bencana selama 14 hari kalender sejak tanggal 21 Maret 2020.

Menyambut arahan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) telah menentukan sejumlah langkah terukur dalam penanggulangan dampak bencana Covid-19 ini, salah satunya dengan mengaktifkan protokol Business Continuity Management (BCM).

Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto mengatakan, salah satu bentuk implementasi BCM ini adalah diaktifkannya pusat komando atau Banking Command Center BRI yang mulai dioperasikan sejak awal Maret 2020.

"Operasional pusat komando ini rencananya akan beroperasi selama 24 jam mengikuti perkembangan isu terkait Covid-19, namun minggu ini kami masih mencoba dengan jam operasional perbankan dari pukul 7.30 hingga 19.00," ujar Amam di Jakarta, Minggu (22/3/2020).

BRI mengarahkan semua koordinasi prosedur operasional bisnis selama masa darurat Covid-19 dilakukan terpusat oleh Banking Command Center ini, hingga masa yang akan ditentukan kemudian.

Dalam pusat komando ini, lanjut dia, BRI memonitor berbagai indikator kinerja baik operasional maupun keuangan, dan termasuk di dalamnya beberapa indikator risiko market seperti nilai tukar, suku bunga, pasar uang, komoditas, saham, dan obligasi, sehingga diharapkan penentuan langkah mitigasi risiko dilakukan dengan lebih terukur, terorganisir dan komprehensif.

"Kami akan terus mengkordinasikan berbagai dampak yang mungkin timbul, meliputi pertimbangan kebijakan-kebijakan (policy) terkait hubungan dengan nasabah, operasional bisnis, serta pengelolaan human capital. Kami ingin semua aspek dapat diamankan dan kami yakin kita semua mampu melewati semua ini, " pungkas Amam.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
HUT ke-33, BRI Life...
HUT ke-33, BRI Life Jaga Kinerja di Tengah Pandemi
Bertahan di Tengah Wabah,...
Bertahan di Tengah Wabah, Herwadi Alih Profesi Jadi Perajin Masker
Covid-19 di DKI Jakarta...
Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat, Iklim Pancaroba jadi Salah Satu Penyebabnya
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Bertambah 24 ribu, Kasus...
Bertambah 24 ribu, Kasus Covid-19 Tertinggi dalam Sepekan
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
3 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved