Taman Buatan Percantik Area Dalam Rumah

Rabu, 08 April 2020 - 12:25 WIB
Taman Buatan Percantik...
Taman Buatan Percantik Area Dalam Rumah
A A A
JAKARTA - Taman dalam rumah kini menjadi pilihan ketika mempercantik rumah dengan suasana alam. Hanya, kelengkapan itu terkadang menimbulkan kerepotan tersendiri karena membutuhkan perawatan ekstra.

Rumput dan tanaman, misalnya, harus rajin dirawat, disiram, dan dipotong agar terlihat rapi dan tidak lekas layu. Belum lagi kemungkinan serangga-serangga dari rumput, juga perlu mendapat perhatian khusus.

Nah, untuk meminimalisasi pekerjaan perawatan tanaman, sebagian orang mulai mengalihkannya dengan membuat taman buatan. Tanaman-tanaman yang ada di sana, seperti rumput dan daun, juga tidak harus asli, melainkan bisa dari bahan sintetis. Tanaman-tanaman tersebut dapat diletakkan di taman dalam rumah sehingga seolah-olah jadi taman seperti biasanya.

Home interior creator, Susanti, mengatakan, aksen taman di rumah tidak harus besar. Satu contoh, area tempat mengambil wudhu dapat dibuat layaknya taman.

"Lantai penghubung kran air untuk wudhu dan musala atau ruang lain dapat dipasang rumput sintetis. Di samping itu, ada daun sintetis yang diberi tabung kaca yang terdapat air mengalir di dalamnya," jelasnya.

Tanaman gantung juga dapat dipasang di area tersebut agar nuansa taman semakin terlihat. Bahkan, taman imitasi juga dapat dibuat di lantai dua dekat dengan ruang cuci jemur.

Aksen taman dengan rumput sintetis di lantai dan daun sintetis di dinding akan mampu mempercantik ruang cuci jemur yang terlihat biasa. "Lantai juga dipastikan tidak licin. Ketika tidak digunakan untuk menjemur pakaian, maka area itu dapat dimanfaatkan untuk berjemur diri karena atap yang langsung terkena sinar matahari menggunakan alderon bening. Sinar matahari juga bisa masuk, namun tidak kehujanan," katanya.

Jika ingin membuat taman di lantai atas, harus diperhatikan faktor keamanannya. Jangan sampai ada akses untuk orang masuk, tetapi harus tetap ada sirkulasi udara. Untuk rumput sintetis, cara membersihkannya pun hanya menggunakan vacum cleaner.

"Rumput sintetis seperti karpet bisa dicuci, kemudian dijemur. Untuk lantai atau bidang datar, rumput sintetis tidak menggunakan lem untuk perekatnya," sambung Susanti.

Nah yang jelas, tren taman buatan dengan rumput sintetis ini tengah menjadi tren, terutama dibuat di balkon, bahkan roof top rumah. Situasi itu benar-benar serasa di taman sungguhan dengan kursi-kursi cantik, namun tidak perlu repot-repot menggunting rumput. Tiduran di atasnya pun bisa dilakukan karena penghuni tidak takut kotor terkena tanah. (Ananda Nararya)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Taman Alternatif, Panas...
Taman Alternatif, Panas dan Polusi Berkurang karena Roof Garden
Fasad dengan Kayu dan...
Fasad dengan Kayu dan Semen Ekspos, Alami dan Tahan Cuaca
Menyiasati Ruang dengan...
Menyiasati Ruang dengan Lemari Tanam Buat Sudut Jadi Lebih Oke
Tips Percantik Hunian...
Tips Percantik Hunian Saat Lebaran
Membuat Kitchen Set...
Membuat Kitchen Set Ideal, Butuh Desain dan Sesuai Ukuran Dapur
Ubah Teras Rumah Jadi...
Ubah Teras Rumah Jadi Beranda Santai yang Penuh Inspiratif
Berita Terkini
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
21 menit yang lalu
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
2 jam yang lalu
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
2 jam yang lalu
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved