Saham GAMA melesat 42% di awal perdagangan

Rabu, 11 Juli 2012 - 10:31 WIB
Saham GAMA melesat 42%...
Saham GAMA melesat 42% di awal perdagangan
A A A
Sindonews.com - Saham PT Gading Development Tbk (GAMA) di perdagangan perdananya pagi ini berada di level Rp150 atau naik 42 persen dibanding harga penawaran Rp105 per lembar.

Terpantau saat perdagangan perdana, Rabu (11/7/2012) harga saham perseroan sempat menyentuh level tertingginya Rp150 dan harga terendah Rp140 per saham. Frekuensi perdagangan terjadi sebanyak 34 kali dengan volume 5.313 lot dan nilainya Rp400 juta.

Perusahaan properti ini akan menawarkan empat miliar lembar saham dengan nilai penawaran umum sekitar Rp420 miliar, dengan harga nilai nominal Rp 100 per lembar.

Perseroan juga menyertakan waran seri I sekitar dua miliar lembar atau sekitar 33,31 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Waran diberikan secara cuma-cuma. Setiap 2 pemegang saham baru berhak atas 1 lembar waran. Waran bernilai nominal Rp100 per lembar, dengan harga pelaksanaan Rp105 per lembar.

Penukaran waran dilakukan pada periode 11 Januari 2013 hingga 16 Juli 2015. Penggunaan dana hasil IPO sebesar Rp95,87 miliar atau sekitar 23,97 persen untuk pembayaran kewajiban kepada Palazzo Properti Holdings Ltd. Sekitar 32,50 persen atau Rp130 miliar untuk pembayaran kewajiban ke PT AB Sinar Mas Multifinance.

Kemudian,3,38 persen atau Rp13,51 miliar untuk pembayaran kewajiban di PT Bank Sinarmas Tbk. Sebesar Rp50 miliar atau 12,50 persen untuk pembayaran kewajiban ke PT Bank Capital Indonesia Tbk. Dan, sebesar Rp50 miliar atau sekitar 12,50 persen untuk peningkatan modal anak usaha PT Gading Hotel & Resort.

Sedangkan, sebesar Rp60 miliar atau 15 persen untuk meningkatkan modal anak usaha PT Swakarsa Adimanunggal. Sisanya atau 0,15 persen untuk modal kerja. Adapun yang bertindak sebagai penjamin emisi adalah PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas.
(and)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasca Putusan Pailit,...
Pasca Putusan Pailit, Cowell Utamakan Kepentingan Konsumen dan Karyawan
Ciputra Development...
Ciputra Development Bagikan Dividen Rp148,3 Miliar
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Ciputra Development...
Ciputra Development Bukukan Penjualan Rp3,56 Triliun di Semester I-2021
Sidang Perdana Cowell...
Sidang Perdana Cowell Penuh Sesak, Debitur Fokus Rencana Perdamaian
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved